Ini yang Membuat Presiden Jokowi Tertawa Terpingkal-pingkal di Oelamasi NTT

Ini yang Membuat Presiden Jokowi Tertawa Terpingkal-pingkal di Oelamasi NTT

Ini yang Membuat Presiden Jokowi Tertawa Terpingkal-pingkal di Oelamasi NTT
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Otniel Nomseo saat dialog dengan Jokowi, Rabu (21/8/2019) 

Ini yang Membuat Presiden Jokowi Tertawa Terpingkal-pingkal di Oelamasi NTT

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) bersama para pejabat lain dan ribuan tamu undangan dibuat tertawa terpingkal-pingkal.

Pasalnya, pada momen pembagian sertifikat tanah kepada warga di Kantor Bupati Kupang di Oelamasi, Kabupaten Kupang, NTT, Rabu (21/8/2019), presiden Jokowi mengundang tiga warga untuk naik panggung berbincang-bincang dan meminta mereka untuk melafalkan Pancasila.

Syahrini Istri Reino Barack Hamil Ini Bukti-bukti Akuratnya, Luna Maya Mantan Ariel NOAH Pamer Perut

Disaksikan POS KUPANG.COM, di Oelamasi, Presiden Jokowi yang mengenakan baju kemeja putih lengan panjang didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi juga ....tiba di pelataran Kantor Bupati Kupang diterima Bupati Kupang, Korinus Masneno sekitar Pukul 13.00 Wita. Jokowi sebelumnya melakukan panen perdana garam di Desa Nunkurus dan ke Oelamasi membagikan sertifikat tanah secara gratis.

Saat tiba di tangga Kantor Bupati Kupang hendak menuju tenda undangan yang sudah dipadati warga, sontak hadirin berdiri menyambut dengan tepuk tangan meriah. Setelah Jokowi bersama undangan sudah menempati kursi VVIP, master ceremony (MC) mempersilahkan Bupati Kupang, Korinus Masneno menyampaikan ucapan selamat datang. Selanjutnya giliran Menteri BPN/ATR, Sofyan Jalil didaulat menyampaikan laporan sekitar 15 menit.

Hotman Paris Pamer Kekayaan dan Nyinyir, Farhat Abbas Baper Kesal dan Curhat

Selanjutnya, Jokowi diberikan waktu untuk menyerahkan sertifikat tanah kepada perwakilan warga. Dilanjutkan dengan pengarahannya. Jokowi usai menyapa undangan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai alasan pemberian sertifikat. Jokowi juga menyampaikan harapannya terkait pemanfaatan sertifikat tanah yang sudah diperoleh warga.

Bukan Presiden Jokowi kalau tidak mengundang undangan untuk tampil di atas podium. Jokowi sesekali meminta warga mengangkat sertifikat dan menghitung satu per satu. Sekaligus Jokowi menanyakan kepada warga apa yang akan dilakukan dengan sertifikat itu.

"Siapa yang gadaikan sertifikat di bank angkat tangan. Siapa yang simpan sertifikat saja angkat tangan. Yang gadai di bank jadi agunan maju dan yang tidak gadaikan juga maju," kata Jokowi sambil menunjuk dua orang.

Jokowi memanggil pertama salah seorang ibu ke pangggung. Jokowi kemudian memintanya untuk memperkenalkan diri. "Nama saya Meriana Mbatu," katanya. Jokowi menanyakan lagi "Meriana Mbatu atau Meriana Batu," tanya Jokowi disambut hadirin tertawa massal. Meriana kemudian mengeja Mbatu dan diulang Jokowi "oh nama Meliana Mbatu".

"Salah begitu aja tidak apa-apa. Lidah memang sebutan orang sini beda dengan sebutan untuk orang tempat lain beda. Memang negara kita ini beragam suku. Ada 714 suku yang berbeda. Bahasa daerah ada 1.100 yang berbeda-beda. Saya sering sebut ada yang pak keliru, ya tidak apa-apalah," kata Jokowi disambut tepuk tangan hadirin.

Giliran Jokowi memanggil seorang pria ke panggung kemudian memintanya memperkenalkan diri. "Nama saya Agustinus Bana dari Benlutu, TTS," katanya. Lagi-lagi Jokowi menanyakan Bentutu atau apa disambut hadirin tertawa.

Jokowi kemudian meminta keduanya untuk melafalkan Pancasila. Meriana menyebut dari sila 1-3 dengan lancar tetapi sila ke 4 Meriana lupa menyebut kata perwakilan. Sementara Agustinus menyebut dengan lancar. Keduanya kemudian dihadiahi sepeda dan foto gambar dialog mereka berdua dengan Jokowi.

Jokowi kemudian meminta penerima sertifikat yang usia paling tua. Salah seorang laki-laki tua yang duduk juga di kursi VVIP maju dan ditanyakan Jokowi usia dan sebutkan nama.

Pria ini kemudian memperkenalkan diri bernama. "Nama saya Otniel Nomseo dari Kabupaten Kupang." Jokowi sulit melafalkan nama itu dan menanyakan berapa usianya dan dijawab usia 87 tahun.

Jokowi kemudian meminta Nomseo melafalkan Pancasila. Nomseo mengatakan bisa sebut tapi sedikit saja. Nomseo kemudian melafalkan Pancasila, satu : kehutanan, belum selesai para hadirin gemuruh tertawa. Jokowi kemudian meminta diulang tapi tetap disebut kehutanan sampai dua kali. Jokowi kemudian membantu menyebut dari sila pertama sampai kelima. Tapi setiap sila selalu disebut salah sehingga mengundang Jokowi tertawa terpingkal-pingkal. Usai itu Jokowi memberikan sepeda dan foto gambar Nomseo yang berdialog dengan Jokowi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved