Bupati Sumba Barat Buka Kegiatan Sekolah Lapang Geofisika

Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole secara resmi membuka kegiatan sekolah lapang geofisika yang berlangsung di aula hotel M

Bupati Sumba Barat Buka Kegiatan Sekolah Lapang Geofisika
Pos Kupang.com/petrus piter
Bupatin Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole sedang memberikan sambutan pada acara kegiatan sekolah lapang geofisika di aula hotel Manandang Sumba Barat, tampak pula foto Kepala BPBD Sumba Barat, Drs.Yanis Lubalu dan Kepala Balai Besar Meteorolofi klimatologi dan geofisika wilayah III, Denpasar, Bali, Drs.Mohamad Taufik Gunawan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK---Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole secara resmi membuka kegiatan sekolah lapang geofisika yang berlangsung di aula hotel Manandang, Sumba Barat, Selasa (20/9/2019) pagi.

Kegiatan sekolah lapang geofisika yang diselenggarakan pemerintah pusat melalui stasiun geofisika Waingapu, Kabupaten Sumba Timur di Waikabubak, Sumba Barat adalah salah bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah ini dengan memberikan pelatihan agar masyarakat mendapatkan sumber informasi yang pasti tentang bencana gempa bumi dan tsunami.

Hal itu karena Kabupaten Sumba Barat masuk kategori rawan bencana gempa bumi meskipun tsunami masuk kategori sedang.

Karena itu Bupati Niga Dapawole, demikian akrab disapah, meminta 40 orang peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan tersebut dapat mengikuti dengan baik hingga selesai.

Harapan informasi yang diperoleh tentang kesiapsiagaan semua komponen daerah ini menghadapi tsunami, peringatan dini tsunami dan sumber informasi akurat tentang gempa bumi dan tsunami dapat disebarkanluaskan kepada masyarakat.

Bupati Belu Kesal Beberapa Anggota DPRD, Ini yang Menjadi Alasannya

Jelang Kunjungan Kerja Presiden Jokowi ke Kupang NTT, Dansatgas Pamwil Pastikan Kondisi Kondusif 

Dengan demikian, pada saatnya nanti, masyarakat tidak panik bila menghadapi gempa bumi dan tsunami yang terjadi. Hal itu karena masyarakat sudah memiliki bekal pengetahuan tentang gempa bumi dan tsunami.

Dalam kesempatan itu, Bupati Niga Dapawole berharap, media masa juga berperan besar menyebarluaskan informasi berasal dari sumber kompeten agar tidak menyebabkan masyarakat bingung dan panik.

Karenanya, ia menyampaikan terima kasih banyak atas perwakilan media masa dalam pelatihan tersebut sehingga memiliki komitmen sama membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami kapan saja.

Sementara itu kepala balai besar meteorologi klimatologi dan geofisika wilayah III Denpasar, Bali, Drs.Mohamad Taufik Gunawan dalam sambutannya mengatakan, pemerintah daerah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memiliki peran sentral untuk menyebarluaskan informasi tentang gempa bumi dan tsunami kepada masyarakat paskah menerima informasi dari BMKG tentang gempa bumi dan tsunami sehingga masyarakat tidak panik atas informasi yang beredar. Dengan demikian, mampu menekan terjadinya korban akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi.

Karenanya, pelatihan ini menjadi hal yang sangat urgen mempersiapkan semua komponen masyarakat daerah dalam keadaan siapsiaga menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami yang bakal terjadi. Dengan kesiapan yang baik mampu mencegah terjadinya korban di kalangan masyarakat. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved