Bupati Belu Kesal Beberapa Anggota DPRD, Ini yang Menjadi Alasannya

Bupati Belu, Willybrodus Lay sangat kesal dengan beberapa anggota DPRD Belu karena mengalihkan sejumlah anggaran pembiayaan yang sudah dalokasi

Bupati Belu Kesal Beberapa Anggota DPRD, Ini yang Menjadi Alasannya
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Bupati Belu, Willybrodus Lay 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KPUANG.COM| ATAMBUA----Bupati Belu, Willybrodus Lay sangat kesal dengan beberapa anggota DPRD Belu karena mengalihkan sejumlah anggaran pembiayaan yang sudah dalokasikan pemerintah dalam KUA-PPAS perubahan tahun 2019.

Anggaran yang dialihkan yakni, pembiayaan gaji guru tenaga kontrak senilai Rp 4 M dan anggaran pembiayaan renovasi 13 rumah adat di Kabupaten Belu senilai Rp 725 juta. Anggaran tersebut dialihkan ke RSUD Atambua dan untuk biaya rapat koordinasi anggota DPRD Belu.

Hal ini disampaikan Bupati Belu, Willybrodus Lay kepada wartawan saat konferensi pers di ruang rapat Bupati Belu, Senin (19/8/2019). Saat itu Bupati Willy Lay didampingi Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan, Kepala Inspektorat Belu, Iwan Manek dan Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Belu, Hironimus Mau Luma.

Menurut Bupati Willy, anggaran yang merupakan hak masyarakat justru dipangkas dan dialihkan oleh anggota DPRD Belu hanya untuk kepentingan rapat koordinasi. Ada beberapa orang anggota DPRD Belu yang ngotot mengambil hak rakyat tersebut, salah satunnya Ketua Komisi III, Theodorus Seran Tefa.

"Bukan semua, tapi ada satu dua orang saja. Kalau gaji guru-guru ini diambil untuk kepentingan rapat koordinasi. Ini saya marah,” tegas Bupati Willy Lay.

Menurut Willy Lay, ada oknum anggota DPRD Belu yang mencederai hubungan keharmonisan antara pemerintah (Eksekutif) dan DPRD (Legislatif).

Persib Bandung Bermain Tanpa 3 Pemain Bomber di Laga Selanjutnya, Ini Nama Tiga Pemain dan Pemicunya

"Ada satu dua orang saja. Kebersamaan ini akan tercederai kalau hak-hak rakyat itu mereka ambil. Kalau gaji guru-guru ini diambil untuk kepentingan rapat koordinasi. Ini saya marah,” tegas Bupati Willy Lay.

Kata Willy Lay, selama ini ia menjaga hubungan eksekutif dan legislative agar tetap bersama dalam membangun Kabupaten Belu.

"Saya begini lama tidak bicara karena untuk menjaga keharmonisan supaya kita membangun tanah kita yang tercinta ini membangun dengan hati. Bukan membangun dengan emosi,” pinta Bupati Willy Lay. (jen).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved