Dapat Remisi 3 Bulan, Marthen Luther Liu Janji Terus Benahi Diri

Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI 3 Bulan, Marthen Luther Liu Janji Terus Benahi Diri

Dapat Remisi 3 Bulan, Marthen Luther Liu Janji Terus Benahi Diri
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kepala Rutan Kelas II B Soe, Lukas Laksana Frans 

Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI 3 Bulan, Marthen Luther Liu Janji Terus Benahi Diri

POS-KUPANG.COM | SOE - Warga binaan Rutan Kelas II B SoE, Marthen Luther Liu (54) yang terjerat kasus tindak pidana perlindungan anak mengaku bersyukur karena bisa menerima remisi di HUT Kemerdekaan RI ke-74, Sabtu (17/8/2019). Ia dijatuhi hukuman 13 tahun penjara, mendapatkan remisi sebanyak 3 bulan.

Kepada POS-KUPANG.COM, Marthen Luther Liu mengatakan, remisi yang diterimanya kali ini merupakan remisi ketiga yang didapatkannya selama menjadi warga binaan Rutan Kelas II B SoE sejak 2017 lalu.

Ini Beberapa OPD di Ende yang Disebut Wabup Djafar Sering Dikeluhkan Masyarakat

Remisi tersebut membuat dirinya lebih giat berbenah diri guna menatap hari esok yang lebih baik.

"Saya senang pak karena bisa dapat lagi remisi. Saya berjanji mau Perbaiki hidup saya agar menjadi pribadi yang lebih baik, yang bisa berguna untuk sesama," ungkap Marthen Luther Liu.

Ucapan syukur atas diterimanya remisi juga disampaikan Alidanus Halaman (18), warga binaan yang terjerat kasus perlindungan anak.

Alidanus yang dihukum 5 tahun penjara, mendapatkan remisi untuk pertama kalinya sebanyak 2 bulan.

Peserta Karnaval di Nagekeo Sudah Mulai Berkumpul di Lapangan Penginanga, Simak Liputannya!

Dia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang Sudah memberikan remisi 2 bulan untuknya.

"Saya masuk di sini sekitar April 2018. Dan tahun ini, saya dapat remisi untuk pertama kalinya. Saya berharap, kedepan saya bisa dapat lagi remisi sehingga bisa lebih cepat keluar," ujarnya.

Kepala Rutan Kelas II B SoE, Lukas Laksana Frans merincikan, dari 147 warga binaan, sebanyak 129 warga binaan mendapat remisi pada HUT RI ke-74. Besaran remisi sendiri bervariasi, antara 1 hingga 6 bulan.

Sedangkan 18 warga binaan lainnya tidak mendapatkan remisi dengan alasan belum memenuhi syarat substantif dan administrasi.

"Kita berharap dengan pemberian remisi ini bisa meningkatkan semangat warga binaan untuk terus memperbaiki diri agar menjadi lebih baik lagi. Siapkan diri dengan baik untuk menjalani hidup setelah keluar dari Rutan," pungkasnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, acara penyerahan SK Remisi berlangsung di lapangan upacara Rutan Kelas II B SoE. Bupati TTS, Egusem Piether Tahun bertindak sebagai inspektur upacara dalam acara penyerahan remisi tersebut.

Seusai acara penyerahan SK Remisi, para warga binaan menampilkan tarian Indonesia kerja dan tarian bonet. Nampak Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, Wakil Bupati TTS Jhony Army Konay dan Kajari TTS, Fachrizal iku mengambil bagian dalam tarian bonet bersama.

Seusai menari, acara dilanjutkan dengan santap siang bersama dan peninjauan hasil kreasi warga binaan Rutan Kelas II B SoE. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved