Begini Cara Jeff Bezos, Orang Terkaya di Dunia Mengubah Washington Post dari Rugi Jadi Untung
Begini Cara Jeff Bezos, Orang Terkaya di Dunia Mengubah Washington Post dari Rugi Jadi Untung
Menurut Graham, Bezos telah membawa banyak talenta teknologi terhadap Post. Sejak di akuisisi Bezos, surat kabar tersebut merekrut lebih dari 250 orang sehingga kekuatan redaksi menjadi 900 orang.
Kemudian mengembangkan sistem manajemen konten yang baru dan mulai melisensikannya. Post juga menjadi perintis dalam komunitas engagement, dengan hadir dan aktif di platform seperti Reddit dan Tik tok.
Transisi Washington Post dari surat kabar cetak lokal mejnadi media nasional semakin terbuktu saat penerbit Fred Ryan mengumumpkan pada September 2017 bahwa pelanggan berbayar untuk Washington Post digital telah menembus 1 juta.
Dan saat itu terus tumbuh ke melewati 1,5 juta pelanggan. Bezos sendiri mengatakan bahwa kunci untuk memperbaiki krisis tersebut ialah "melakukan pencarian jiwa" sebelum terlibat dengan The Washington Post.
Dia mengaku tidak tahu apa-apa tentang bisnis surat kabar, tetapi melalui percakapannya dengan Graham dia menjadi yakin akan pentingnya menghadapi tantangan.
Enam tahun setelah membeli Post, Bezos sering berbicara mengenai bagaimana menghargai pengalamannya tersebut.
"Saya tahu ketika saya berusia 90 tahun, bahwa salah satu hal yang paling saya banggakan adalah mengambil alih Washington Post dan membawanya menghadapi transisi yang keras," ucap dia dalam wawancara tahun 2018 silam.
Graham sendiri menyatakan, dirinya senang bahwa Bezos mengakui hubungannya dengan Post merupakan jangka panjang.
"Dia merupakan pengusaha yang sangat luar biasa. Keahlian teknologi dan bisnisnya akan sangat berguna bagi Washington Post selama masa hidupnya," ucap dia. (Kompas.com/Desy Kristi Yanti)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tangan Dingin Jeff Bezos Mengubah Washington Post dari Rugi Jadi Menguntungkan",