Tujuh Tahun, Veteran di Sikka Dilupakan Rayakan HUT Kemerdekaan

Menyandang predikat veteran pembela kemerdekaan didapat Simon Sera, semenjak pemerintahan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono di tahun 2008.

Tujuh Tahun, Veteran di Sikka Dilupakan Rayakan HUT Kemerdekaan
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Simon Sera,  Veteran Pembela  Kemerdekaan  RI.      

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Menyandang  predikat veteran pembela  kemerdekaan didapat Simon  Sera, semenjak pemerintahan Presiden  RI, Susilo  Bambang  Yudhoyono di  tahun  2008.

Simon  Sera,  turun di medan perang   Timtim 1975 hingga  lepasnya Timtim dari  pangkuan Ibu  Pertiwi 1999. Simon, salah satu  dari ribuan  warga  yang eksodus ke   NKRI.

Perayaan   HUT Kemerdekaan RI setiap  17 Agustus  membawa  ingatan   Simon  akan   kecamuk perang  Timtim.

Ketika telah berada di Maumere,  setiap perayaan  HUT Kemerdekaan  Simon  masih  diundang  oleh pemerintah daerah menghadiri  perayaan pengibaran bendara.

Namun semenjak  2012  hingga perayaan yang akan berlangsung  Sabtu  (17/8/2019), Simon mengaku  tak mendapatkan undangan menyaksikan  detik-detik pengibaran  Merah Putih.

Begini Aksi Penyanyi Rambu Piras di Arena Pameran Pembangunan dan Hiburan Rakyat NTT di Lasiana

Bursa Transfers Pemain - Ini 5 Nama Pemain yang Terdepak dari Skuad Utama Persib Bandung

“Kami merasa seperti dilupakan atau tidak  dihargai lagi. Terakhir  kali saya  ikut perayaan HUT  Kemerdekaan tahun 2012. Kebetulan juga saat itu, ada anggota keluarga yang  tahu saya  veteran, sehingga diundang,” ujar  Simon  Sera, kepada  POS-KUPANG.COM,   Rabu    (14/8/2019) di  kediamannya   Jalan  Teka  Iku, Kelurahan Waioti, Kota Maumere.

Pria  asal Kampung Lisa Bheto, Desa  Wolowiro, Kecamatan Paga,  menduga  pemerintah  tidak  mengetahui  masih ada veteran di  Sikka. (laporan  wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a)

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved