Dengar Benturan Keras Warga Waisumar Berhamburan Keluar Rumah Ternyata Ini yang Terjadi

Dengar benturan keras Warga Waisumar Sumba Tengah berhamburan keluar rumah ternyata ini yang terjadi

Dengar Benturan Keras Warga Waisumar Berhamburan Keluar Rumah Ternyata Ini yang Terjadi
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi Tabrakan 

Dengar benturan keras Warga Waisumar Sumba Tengah berhamburan keluar rumah ternyata ini yang terjadi

POS-KUPANG.COM | WAIBAKUL - Warga Waisumar, Dusun Watu Gaigal, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah yang ditemui POS-KUPANG.COM, Rabu (14/8/2019) siang mengaku tidak melihat langsung kejadian tabrakan antara mobil ambulance yang mengangkut jenazah dari Wangapu, Sumba Timur dengan mobil polisi dari arah Waikabubak, Sumba Barat di Waisumar, Sumba Tengah, Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 15.00 wita.

Warga mengaku berhamburan keluar rumah menuju ke jalan raya seketika mendengar bunyi prak, pertanda terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dugaan Korupsi Dana Desa Nulle Masih Dipelajari, Kajari TTS Ingin Turun Langsung ke Lokasi

Begitu sampai jalan raya, warga melihat terjadi tabrakan antara mobil ambulance dengan mobil polisi.

Nampak bagian kanan depan mobil ambulance ringsek, sopir ambulance terjepit stir dan seorang ibu, mengalami luka dibagian wajah dan nampak darah terus mengalir. Seketika warga memberi pertolongan dengan membawa ibu tersebut ke rumah sakit Waibakul, Sumba Tengah untuk mendapatkan perawatan.

11 Desa di Kabupaten Sikka Belum Ada Listrik, Ini Penjelasan Manajer PT PLN Flores Bagian Timur

Sedangkan warga lainnya memberi pertolongan mengeluarkan sopir yang terjepit stir dan bember depan mobil dengan menggunakan linggis dan balok kayu. Kurang lebih 15 menit lamanya warga berhasil mengeluarkan sopir dan melarikannya ke rumah sakit Waibakul, Sumba Tengah untuk mendapatkan perawatan.

Warga lainnya bersama keluarga duka berusaha menurunkan dua peti jenazah terdiri satu berukuran besar dan satu berukuran kecil dari mobil naas itu. Selanjutnya, warga menghubungi mobil ambulance yang kemudian datang membawa dua peti jenazah dan anggota keluarga duka menuju Wewewa Timur, Sumba, Sumba Barat Daya.

Sedangkan mobil ambulance yang ringsek tersebut baru diambil pihak Polres Sumba Barat, Rabu (14/8/2019) pagi.

Sementara itu informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM di rumah sakit Waibakul, Sumba Tengah, Rabu (14/8/2019) siang membenarkan kedua korban lakalantas tersebut sempat di rawat di rumah sakit tersebut.

Namun untuk korban sopir ambulance, malam itu juga langsung dirujuk ke rumah sakit Waingapu, Sumba Timur. Sedangkan seorang korban lainnya di rujuk ke rumah sakit Waikabubak, Sumba Barat.

Sementara itu Kapolres Sumba Barat, AKBP Michael Irwan Thamsil SIK dikonfirmasi ke telepon selulernya, Rabu (14/8/2019) sore tetapi tidak mendapat jawaban. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved