Pipa Bocor Di Jalan Kelimutu Belum Bisa Diatasi PDAM Ende

kebocoran tersebut mengakibatkan pasokan air bersih bagi warga di sepanjang Jalan Kelimutu dan Jalan Ponegoro serta Jalan Perwira maupun Jalan Garuda

Pipa Bocor Di Jalan Kelimutu Belum Bisa Diatasi PDAM Ende
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
PIPA BOCOR/Pipa Bocor Di Jalan Kelimutu, Ende. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Pipa bocor yang terjadi di Jalur Jalan Kelimutu, Ende yang terjadi pada beberapa waktu lalu hingga Selasa (13/8/2019) belum juga bisa ditasi oleh PDAM Ende. Kondisi ini menyebabkan air meluap ke badan jalan dan akibatnya mengganggu pengguna jalan bahkan berpengaruh pada pasokan air bagi warga di sepanjang Jalan Kelimutu dan sekitarnya.

Pantuan Pos Kupang.Com, Selasa (13/8/2019) tampak air meluap dari dalam tanah layaknya mata air karena volume air yang meluap cukup besar sehingga membasahi bahu jalan.

Terhadap kondisi demikian, Plt Dirut PDAM Ende, Soedarsono yang dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Selasa (13/8/2019) mengatakan kerusakan yang terjadi di Jalan Kelimutu sebagai akibat dari putusnya pipa Asbes 8 diameter 8″ yang mensuplai air dari Wolowona.

BREAKING NEWS : Nenek 80 Tahun di TTU - NTT Tewas Tersengat Arus Listrik, Ini Kronologinya

Kosmas mengatakan kebocoran tersebut mengakibatkan pasokan air bersih bagi warga di sepanjang Jalan Kelimutu dan Jalan Ponegoro serta Jalan Perwira maupun Jalan Garuda menjadi terganggu.
Kosmas mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebocoran pipa tersebut namun besar kemungkinan karena kondisi pipa yang sudah lama.

“Kami belum tahu persis apa penyebabnya karena keberadaan pipa ada didalam tanah yang dilapisi aspal namun kemungkinan karena kondisi pipa yang sudah lama,”kata Kosmas.

Kosmas mengatakan untuk mengatasi kebocoran pipa yang ada di Jalan Kelimutu, PDAM Ende sudah memesan pipa pengganti dari Surabaya dengan harapan agar kebocoran yang ada bisa segera diatasi.

“Kasus kebocoran pipa yang ada di Jalan Kelimutu cukup spesifik perlu penanganan yang intensif karena kalau kebocoran biasa mungkin dalam satu atau dua hari sudah bisa diatasi. Alatnya saja kami cari di Surabaya,”kata Kosmas.

Menurut Kosmas kebocoran yang terjadi di Jalan Kelimutu tidak hanya terjadi pada 1 titik namun ada 5 titik sehingga penanganannya terlihat menjadi rumit.

Kosmas mengatakan pihaknya meminta maaf kepada masyarakat yang terkena imbas dari kebocoran pipa yang terjadi di Jalan Kelimutu, Ende dan pihaknya berjanji apabila kondisi pipa sudah baik maka pasokan air akan kembali berjalan normal. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved