GP Ansor dan Banser Cabang TTU Gelar Kegiatan Diklat Terpadu Dasar

Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Bunser Cabang TTU menggelar kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) pertama bagi pemuda muslim yang ada di zona Timor yang m

GP Ansor dan Banser Cabang TTU Gelar Kegiatan Diklat Terpadu Dasar
istimewa
/Asisten II Setda Kabupaten TTU, Robertus Nahas saat memukul gong sebagai tanda dimulainya kegiatan DTD GP Ansor dan Banser di Masjid Jami' Almuhajirin, Senin (12/8/2019) malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Bunser Cabang TTU menggelar kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) pertama bagi pemuda muslim yang ada di zona Timor yang meliputi Kabupaten TTU, Belu, Malaka, dan TTS.

Kegiatan yang mengusung tema "Bersama Kader Ansor-Banser Siap Menjaga Tradisi Menjaga NU dan Mengawal NKRI" itu dilaksanakan di Masjid Jami' Almuhajirin, Kota Kefamenanu, Senin (12/8/2019) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Asisten II Setda TTU, Robertus Nahas, Ketua Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, M. Mabrur L. Banuna, Pengurus Wilayah GP Ansor NTT, Ajhar Jower, dan Ketua Pimpinan Cabang NU Kabupaten TTU, Muhammad Ismail Jazuli serta undangan lainnya.

Daftar Pemain Maung Bandung Akan Dijual, Pelatih Persib Bandung Pastikan Lepas 3 Pemain, Mereka

Kabar Buruk Persib Bandung, Pemain ini Dipastikan Absen Jelang Maung Bandung vs Borneo FC, SIMAK

Ketua Pimpinan Cabang NU Kabupaten TTU, Muhammad Ismail Jazuli mengatakan, kegiatan itu dilakukan dalam rangka mengajak pemuda supaya dapat ikut serta dalam menjaga keutuhan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa.

Untuk Maju Pilkada, Blasius Jeramun Siap PAW dari Anggota DPRD Manggarai Barat, SIMAK YUK

"Mengingat zaman sekarang ini, banyak sekali paham-paham baru yang akan merong-rong keutuhan negara kita, maka GP Ansor dan Banser harus bisa menjadi motor penggerak untuk menjaga keutuhan NKRI," ujarnya.

Muhammad mengungkapkan, kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak tanggal 12-15 Agustus 2019.

"Untuk sementara yang telah terdaftar sekitar 70an peserta yang sudah masuk. Tapi masih banyak lagi yang lainnya nanti menyusul," ujarnya.

Muhammad berharap, dengan kegiatan tersebut, dapat membawa kebaikan bagi bangsa dan negara baik itu untuk kegiatan keagamaan, kemasyarakatan, maupun kegiatan kerukunan antar umat beragama.

"Karena kami yakin, ada Banser, ada NU, ada GP Ansor di situ, maka daerah itu akan tentram dan aman. Selama ini, Banser yang ada di TTU menjaga gereja, paskah, tahun baru, dan kegiatan sosial lainnya, biasanya kami diminta bantuan," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten TTU, Robertus Nahas dalam membacakan sambutan Bupati TTU mengatakan, diklat dasar tersebut sangat penting bagi seluruh calon kader GP Ansor dan Banser guna meningkatkan kualitas anggota Banser dan GP Ansor.

"Baik dari sisi kepemimpinan maupun pengembangan tentang wawasan kebangsaan serta bela negara. Selain itu juga, dapat meningkatkan sikap tanggung jawab dan disiplin yang tinggi," terangnya.

Kegiatan tersebut, kata Robertus, juga bermaksud untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan yang sesuai dengan tugas pokok dan peran GP Ansor dan Banser yaitu menjadi barisan terdepan mengawal dan mengamankan ulama dan Kiai NU.

"Oleh karena itu, kepada peserta diklat dasar GP Ansor dan Banser diharapkan dapat betul-betul untuk mengikuti semua program diklat ini dengan penuh disiplin, memiliki motivasi yang tinggi serta memiliki semangat yang tinggi untuk dapat memahami dan mendalami materi diklat," ujarnya.

Robertus berharap, semua peserta diklat dapat merenungkan kembali empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika sehingga benar-benar fungsional dalam menopang kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved