Dana Desa di TTU Diarahkan untuk Penanganan Stunting

Penggunaan dana desa di Kabupaten TTU diarahkan untuk penanganan Stunting

Dana Desa di TTU Diarahkan untuk Penanganan Stunting
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Tenaga Ahli Infrastruktur P3MD dan PID Kabupaten TTU Chris Lay. 

Penggunaan dana desa di Kabupaten TTU diarahkan untuk penanganan Stunting

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Tim Inovasi Desa (TID) yang ada di setiap kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus mengarahkan pihak pemerintah ditingkat desa supaya mengalokasikan dana desanya untuk penanganan masalah stunting.

Arahan pengelolaan dana desa tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah daerah Kabupaten TTU dalam upaya penanganan masalah stunting di daerah tersebut.

Diklat Terpadu Dasar GP Ansor dan Banser, Ini Materi yang Didapat Peserta

Hal itu disampaikan oleh Tenaga Ahli Infrastruktur P3MD dan PID Kabupaten TTU Chris Lay kepada Pos Kupang belum lama ini.

Chris mengungkapkan, arahan kepada pemerintah desa terhadap pengelolaan dana desa tersebut dilakukan supaya dana desa dapat digunakan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan yang dialami oleh masyarakat desa.

"Untuk Kabupaten TTU memang kita fokuskan kepada mendukung program pemerintah daerah dalam rangka penanganan stunting dalam penyusunan APBDes," ujarnya.

HM Darwis Sembelih Satu Ekor Sapi Kurban untuk Tetangga, Begini Kata Ketua RT Thimotius Lau

Chris menjelaskan, pada tahun 2019 ini, pihaknya mengarahkan rata-rata setiap desa yang ada di Kabupaten TTU mengalokasikan dana desanya untuk penanganan stunting mencapai ratusan juta rupiah per desa.

"Jadi pada tahun ini, rata-rata di setiap desa mengalokasikan dana desanya mencapai Rp. 100-175 juta per desa untuk penanganan masalah stunting," jelasnya.

Bahkan, ungkap Chris, ada salah satu desa yang mengalokasikan dana desanya mencapai Rp. 300 juta untuk penanganan masalah stunting.

"Jadi kita mendukung program pemerintah daerah, karena dinas kesehatan mereka menangani tiga bulan, sisanya diintervensi dengan dana desa. Nah program ini kerja sama kita dengan dinas kesehatan," jelasnya.

Chris mengharapkan, dengan adanya alokasi dana desa untuk penanganan masalah stunting, maka dapat menurunkan angka stunting sesuai dengan target dari pemerintah daerah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved