Atasi Hama Penyakit Tanaman Padi di Mabar Petugas PHP Lakukan Hal Ini

laporan tentang keluhan dan aduan kelompok tani yang ditindaklanjuti petugas PHP Kecamatan Lembor

Atasi Hama Penyakit Tanaman Padi di Mabar Petugas PHP Lakukan Hal Ini
ISTIMEWA
Persiapan penyemprotan massal.

Atasi Hama Penyakit Tanaman Padi di Mabar Petugas PHP Lakukan Hal Ini

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Mengatasi serangan hama penyakit tanaman padi sawah, petugas melakukan penyemprotan massal pada lahan yang ada di Kecamatan Lembor dan Kecamatan Sanonggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Petugas tersebut dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Mabar, yaitu petugas Pengamat Hama Penyakit (PHP), penyuluh dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Lembor serta dari Koramil 1612-06 Lembor dan UPT.

"Melalui kegiatan Gerdal yakni Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan atau OPT, kami melakukan penyemprotan massal di Kecamatan Lembor dan Sanonggoang," kata Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan-Pengamat Hama penyakit (POPT-PHP) Mabar Vitalis Anselmus Syukur, SP kepada POS--KUPANG.COM, Jumat (9/8/2019).

Dijelaskannya, penyemprotan itu berlangsung pada Hari Kamis (8/8/2019).

Lokasi penyemprotan yaitu di hamparan sawah Kelompok Tani Tekad Makmur A Desa Siru Lembor dan hamparan sawah Limbung, Kelompok Tani Sukun Jaya Desa Poco Golo Kempo, Sanonggoang.

Dijelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan atas dasar laporan tentang keluhan dan aduan kelompok tani yang ditindaklanjuti petugas PHP Kecamatan Lembor serta hasil monitoring hama penyakit oleh Koordinator POPT-PHP Mabar.

"Penyemprotan massal dilakukan agar penyebaran hama dan penyakit tidak semakin luas," kata Vitalis.
Petani kata dia harus tetap waspada terhadap serangan hama penyakit dan terus melakukan pengamatan di lahan pertanian secara rutin.

"Kalau ke sawah selalu lakukan pengamatan pada tanaman padinya. Dibuka rumpun padinya, apakah ada hama penyakit atau tidak," kata Vitalis.

Kalau ada serangan kata dia, harus segera atasi dan laporkan kepada petugas PHP dan PPL setempat agar langsung ditangani.

"Gerdal hama penyakit dengan cara penyemprotan massal ini harus dilakukan secara bersamaan, karena bila tidak maka dikwatirkan hama penyakit berpindah pada lahan sawah lain yang belum disemprot," kata Vitalis.

Pihaknya berharap dengan gerakan pengendalian penyemprotan massal yang dilakukan tepat waktu, tepat cara, tepat obat dan tepat dosis bisa mengendalikan meluasnya serangan hama penyakit.

AWAS Serangan Jantung - Saat Bermain Bola, Kiper Umur 40 Tahun Tiba-tiba Jatuh dan Tewas

Patut Dicoba, Resep Sate Kambing Cocok untuk Menu Keluarga di Hari Raya Idul Adha

Terkait Pilkada 2020, Ini Permintaan Ketua DPD I Partai Golkar NTT

"Sehingga tidak menyebabkan kerugian fatal bagi petani," kata Vitalis. (Laporan Reporter POS-KUPANG, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved