Sinyak Kuat, Pimpinan DPRD NTT dari Partai Golkar Diwakili Perempuan

Ada sinyak kuat, pimpinan DPRD NTT dari Partai Golkar diwakili Perempuan

Sinyak Kuat, Pimpinan DPRD NTT dari Partai Golkar Diwakili Perempuan
ISTIMEWA
Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia Timur, Herman Hayong. 

Ada sinyak kuat, pimpinan DPRD NTT dari Partai Golkar diwakili Perempuan

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Penentuan kursi pimpinan DPRD NTT dari Partai Golkar mendekati final. Para pimpinan DPP Partai Golkar yang ditemui akhir pekan lalu di Jakarta memberikan sinyal kursi pimpinan DPRD NTT kepada Dr. Inche Sayuna yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTT.

Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia Timur, Herman Hayong menjelaskan, sebelum pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) digelar, sinyal itu sudah diberikan Ketum DPP Partai Golkar saat berkunjung ke Provinsi NTT.

KH Maimoen Zubair Meninggal di Mekkah, PPP Ende Kehilangan Tokoh Nasionalis

Menurutnya, sinyal itu pula diberikan oleh senior Partai Golkar yang berkampanye di NTT. Saat pelaksanaan pileg lalu, secara lisan, para senior telah memberikan dukungan kepada srikandi Partai Golkar NTT sebagai Pimpinan DPRD NTT baik itu Akbar Tanjung, Aburizal Bakri dan Agung Laksono.

Persyaratan umum sesuai juklak, kata Herman, penentuan pimpinan DPRD Provinsi NTT oleh DPP Partai Golkar telah dipenuhi oleh tiga nama diantaranya Hugo Kalembu, Thomas Tiba Owa, dan Inche Sayuna.

Ratusan Siswa SMAK Giovanni Kupang Ikut Bank Indonesia Mengajar

"Nilai lebih Bu Inche karena mewakili unsur perempuan dan jabatan di partai sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTT," terang Herman melalui rilis yang diterima Pos Kupang, Selasa (6/8/2019) malam.

Rapat pengambilan keputusan tersebut, ungkap Herman, segera digelar pasca pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan berbagai gugatan tanggal 6-9 Agustus.

Herman Hayong yang juga sebagai salah satu peserta rapat tim seleksi pimpinan DPRD Provinsi NTT di DPP Partai Golkar memperkirakan keputusan yang dihasilkan tidak berbeda dengan apa yang disampaikan.

Hal itu, karena saat ini partai Golkar memberi perhatian yang lebih pada peran perempuan dan kelompok milenial dalam politik sehingga memberi motivasi yang lebih besar bagi partisipasi perempuan dan kaum milenial dalam berpolitik khususnya melalui Partai Golkar.

Saat ini, kata Herman, arah kebijakan partai Golkar memang memberi ruang dan peran lebih besar bagi kaum perempuan dan generasi milenial agar kehadiran mereka dalam panggung politik lokal dapat menjadi inspirasi bagi kaumnya untuk lebih berpartisipasi aktif dalam dunia politik.

Diakuinya, DPP Partai Golkar sungguh menyadari bahwa betul kehadiran kaum perempuan dan kaum mileneal membawa sudut pandang tersendiri dan sifat-sifat yang khas ke dalam organisasi.

"Kehadiran kaum perempuan dan kaum milenial dapat memperkaya kemajemukan dalam organisasi dan kepemimpinan. Jika kita ingin menjadi organisasi kreatif dan tanggap menghadapi tantangan zaman, maka mengakomodasi peran perempuan dalam kepemimpinan politik adalah sebuah keharusan," ujarnya.

Ditambahkan Herman, terkait penentuan dan keputusan pimpinan DPRD untuk 13 kabupaten se NTT sekaligus dibahas dalam rapat tim di DPP Partai Golkar dalam waktu dekat. Semua penentuan pimpinan DPRD pasti mengikuti juklak yang berlaku tanpa memandang latar belakang calon pimpinan DPRD. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved