Jakarta Listrik Mati, Polri Sebut Pohon yang Ketinggian, PLN Lain Lagi!
Berdasarkan keterangan Polri sebelumnya, penyebab pemadaman tersebut adalah pohon yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan flash atau lompatan listrik
Seusai konferensi pers, ketika ditanyakan kembali untuk mempertegas apakah memang pohon yang menjadi penyebab pemadaman, Haryanto tidak menjawab.
Sebelumnya, Polda Jawa Tengah sudah mengecek tower transmisi di daerah Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah, sebagai tempat kejadian perkara (TKP) terkait padamnya listrik di hampir seluruh pulau Jawa dan Bali sejak Minggu siang. Hasilnya, kata Kepala Biro Penerangan
Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo , ada pohon yang diduga melebihi batas ketinggian yang seharusnya.
"Kerusakan, diduga sementara adanya pohon yang ketinggiannya melebihi batas ROW (right of way) sehingga mengakibatkan flash atau lompatan listrik," ujar Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin.
Secara Jujur Oleh karena itu, dugaan sementara polisi adalah pemadaman listrik diduga diakibatkan faktor alam dan teknis. Dengan demikian, polisi hingga saat ini menilai bukan faktor kesalahan manusia maupun dugaan sabotase yang menyebabkan padamnya listrik. Kendati demikian, tim dari
Bareskrim Polri dan PLN tetap akan turun ke lapangan untuk memastikan temuan tersebut.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Beda Jawaban Polri dan PLN soal Pemadaman Listrik di Jawa-Bali https://nasional.kompas.com/read/2019/08/05/21043481/beda-jawaban-polri-dan-pln-soal-pemadaman-listrik-di-jawa-bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ada-perbedaan-jawaban-polri-dan-pln-soal-mati-lampu-listrik-di-jawa-bali.jpg)