BJPS Kesehatan Non Aktifkan 9.351 Orang Peserta Sumba Barat

BPJS RI telah menonaktifkan 9.351peserta BPJS Kabupaten Sumba Barat tahun anggaran 2019

BJPS Kesehatan Non Aktifkan 9.351 Orang Peserta Sumba Barat
POS-KUPANG.COM/ PETRUS PITER
Kepala Bidang Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat, Silvia E.Danguwali, S.IP

BJPS Kesehatan Non Aktifkan 9.351 Orang Peserta Sumba Barat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) RI telah menonaktifkan 9.351peserta BPJS Kabupaten Sumba Barat tahun anggaran 2019 dari total peserta BPJS Kabupaten Sumba Barat tahun anggaran 2019 yang bersumber dari dana APBN sebanyak 93.793 jiwa dengan alasan nomor induk kependudukan (NIK) tidak aktif lagi.

BJPS RI juga telah menetapkan 1469 orang sebagai peserta pengganti anggota BPJS yang telah dinonaktifkan itu.

Hal itu berarti Sumba Barat masih memiliki kuota BPJS melalui dana APBN sebanyak 7882 orang.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat, Silvia E.Danguwali,S.IP menyampaikan hal itu kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Jumat(2/8/2019).

Menurutnya, menanggapi kejadian itu, Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat telah membentuk tim untuk turun ke lapangan melakukan verifikasi kembali data peserta BPJS yang telah dinonaktifkan itu. Verifikasi tersebut dilakukan guna mengecek kepastian apakah data peserta tersebut memang tidak valid dan lainnya.

5.972 Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Langsung Diambil Alih APBD Kota

Rencana pekan depan, tim turun ke desa-desa hingga kampung-kampung untuk mengecek kembali data peserta BJPS itu. Bila dalam pengecekan ternyata datanya valid maka akan dilaporkan ke pimpinan untuk mencari solusi menyelesaikannya.

Selain BPJS bersumber dari dana APBN juga berasal dari APBD Kabupaten Sumba Barat tahun anggaran 2019 sebanyak 31.559 orang.

Polisi Limpah Berkas Perkara Tahap Dua Pelaku Pencabulan Siswi SMA di Gedung Kosong

Pihaknya juga terus membangun komunikasi dengam BPJS tingkat Kabupaten Sumba Barat untuk bersama-sama menangani persoalan yang sedang terjadi saat ini. Mudah-mudahan verifikasi lapangan dapat memberikan perkembangan baik sehingga pemerintah dapat mencari solusi terbaik bagi rakyat miskin daerah ini. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved