VIDEO: Ikan Teri Produk Unggulan BUMdes Hadakewa
VIDEO: Ikan Teri Produk Unggulan BUMdes Hadakewa. Desa Hadakewa, Kabupaten Lembata, adalah salah satu desa yang sudah punya produk unggulan.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Ikan Teri Produk Unggulan BUMdes Hadakewa
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA – VIDEO: Ikan Teri Produk Unggulan Bumdes Hadakewa.
Tak banyak desa di NTT sukses mengelola dana desa secara baik dan bermanfaat. Apalagi sampai memiliki produk unggulan yang menguntungkan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes).
Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata adalah salah satu desa yang sudah punya produk unggulan itu. Sejak tahun 2018, desa ini serius memberdayakan potensi hasil dari laut mereka sendiri, yakni ikan teri.
Ikan yang didapatkan langsung dari nelayan Hadakewa ini kemudian dikelola oleh BUMdes. Selain sudah menjadi buah tangan khas dari Lembata, Ikan Teri Hadakewa juga sudah dipasarkan sampai ke luar NTT.
• VIDEO: Dengarkan Baik-baik Pesan Bupati Lembata Ini
• VIDEO: Danlantamal Tersenyum Saat Serahkan Kunci Rumah
• VIDEO: Buka Muro, Tradisi Tangkap Ikan di Desa Dikesare Lembata
Bahkan, melalui jejaring online, ikan teri dalam kemasan tersebut, sudah dikirim sampai ke negara tetangga, Malaysia.
Elfira Deta Tuto, anggota PKK Desa Hadakewa, yang kini serius memasarkan panganan khas ini.
Ia menjelaskan, ikan teri yang ditangkap para nelayan Hadakewa, dibeli langsung oleh BUMdes. Ikan itu kemudian diolah di unit pengelola ikan teri BUMdes Hadakewa.
Pihak BUMdes sendiri sudah bekerja sama dengan para nelayan setempat. BUMdes membeli ikan teri sampai sebanyak 500 kg.
"Ikan itu lalu dijemur. Setelah itu disortir sesuai jenis ikannya kemudian dikemas dalam bungkusan lalu dijual oleh BUMdes," kata Elfira.
Ikan teri ITU dipasarkan berdasarkan jenis ikannya, seperti peseng-peseng, mao putih, mao merah, merang, gele dan pahada. Harga per bungkus dengan cita rasa setiap jenisnya pun beda.
Elfrita menyebutkan, pemerintah desa sangat mendukung produksi pangan Ikan Teri Hadakewa itu. Tahun 2018, mereka bahkan mendapatkan penyertaan modal dari desa Rp 85 juta dan tahun ini jumlahnya meningkat menjadi Rp 100 juta.
• VIDEO: Inilah Keramik Batu Warna Kolbano, TTS
• VIDEO: Satpol PP Bongkar Lapak Pedagang Kelapa. Lihat Aksi Mereka
• VIDEO: Pengukuran Tanah di Fatutuli, Nyaris Ricuh
Dia mengakui pengelolaan ikan teri cukup mendongkrak geliat ekonomi warga Desa Hadakewa. Nelayan dan pedagang untung. Para pekerja di BUMdes juga mendapatkan keuntungan.
Tidak hanya dipasarkan secara konvensional, pemerintah desa juga memasarkan produk ini melalui website milik Desa Hadakewa dan media sosial.
"Keunggulan ikan teri ini yakni tanpa pengawet. Jadi dijemur langsung dikemas. Tidak asin dan tidak bau amis," paparnya. (POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)
Nonton Videonya Di Sini: