VIDEO: Stop Kekerasan Pada Anak di Sumba Timur. Tuhan, Kau Mencintaiku
VIDEO: Stop Kekerasan Pada Anak di Sumba Timur. Tuhan, Kau Mencintaiku. Suasana itu terungkap dalam suasana menyambut HAN Tahun 2019 di daerah itu.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Stop Kekerasan Pada Anak di Sumba Timur. Tuhan, Kau Mencintaiku
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – VIDEO: Stop Kekerasan Pada Anak di Sumba Timur. Tuhan, Kau Mencintaiku
Menyambut Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019, ratusan anak di Sumba Timur, menggelar pawai bersama untuk mengkampayekan anti kekerasan terhadap anak, Selasa (23/7/2019) sore.
Mereka melakukan pawai bersama panitia pelaksana dan orang tua. Pawai itu mengambil titik star di Gedung MPL Payeti dan finish di Taman Sandelwood Kota Waingapu.
Saat pawai itu, anak-anak membawakan baliho dan spanduk bertuliskan 'Orang Tua Asshiaap! Siap Tabungan Pendidikan Anak, Siap Mengasuh Anak dengan Cinta, Siap Mengembangkan Potensi Anak.
• VIDEO: 3 Petinju Indonesia Kalah di Turnamen Piala Presiden di Labuan Bajo
• VIDEO: Sumba Barat Daya Gelar Parade Kuda 1001 Ekor
• VIDEO: Parade Kuda Jadi Event Tetap di Sumba Barat Daya. Ini Penyataan Bupati
Selain itu, Siap Mengembangkan Karakter Baik Anak', 'Bapa Mama Urus Saya Punya Akte Lahir Pliss', Waspada Predator Anak', 'Stop Kekerasan Terhadap Anak'.
Spanduk lainnya bertuliskan, “Orang Tua Harusnya Menjadi Teman Curhat Terbaik Bagi Anak”. “Kami, Korban Kekerasan Seksual Pada Anak, Masa Depan Kami di Rusak, Kami Dikucilkan dari Lingkungan. “Masihkah Kita Diam?
Sementara saat pentas malam hari, ada suara anak-anak saat membacakan puisi. Di akhir puisi itu terdengar sebuah ungkapan hati, “Tuhan, Kau Mencintaiku…”
Ketua Panitia Penyelenggara, Anto Killa, menjelaskan, Kegiatan itu atas kerja sama dengan lebih dari 20 lembaga baik LSM, pemerintah, bank serta para pengusaha.
Kegiatan tahun 2019 ini, jelas Anto, beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini ada bakti sosial di pasar, di mana diberikan kepada anak-anak untuk bebas bermain dan berekspresi.
• VIDEO: Untuk Pertama Kalinya, Pastor Beri Sakramen Komuni Bagi Kaum Difabel
• VIDEO: Mata Air Kalela Jadi Andalan Warga 5 Desa di Sumba Timur
• VIDEO: Jimmi Sianto Sebut Dinsos NTT Gagal
"Saat bhakti sosial di pasar, kami juga beritahu anak-anak yang berjualan di pasar agar bagaimana mengenali ancaman dengan berikan pendidikan bagaimana untuk menghindar, melapor dan lain sebagainya, sebab berjualan di pasar banyak beresiko,"jelas Anto.
"Kita fokus itu di keluarga, jadi kita dorong agar perlindungan anak ini dimulai dari keluarga. Keluarga harus peduli atas situasi anak-anak sekarang," kata Anto.
Anto juga mengatakan, pada puncak perayaan HAN, digelar karnaval, lomba makan kelor, lomba stand up comedy, puisi dan lainnya dan semua diikuti oleh anak-anak.
Pihaknya berencana, pada 23 Agustus 2019, akan dilakukan bakti sosial terkait stunting di Desa Palanggai. Desa Palanggai merupakan desa dengan angka stunting tertinggi di Sumba Timur. (POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
Nonton Videonya Di Sini: