Breaking News:

Pemerintah Diminta Gugat Konsultan Perencana Jika Ingin Uang Perencanaan Dikembalikan

gugatan belum tentu dimenangkan oleh pemerintah daerah karena pihak konsultan perencana sudha melaksanakan kegiatannya

POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kajari TTU, Bambang Sunardi, S.H.,M.H 

Pemerintah Diminta Gugat Konsultan Perencana Jika Ingin Uang Perencanaan Dikembalikan

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dianjurkan untuk menggugat pihak konsultan perencana jika uang perencana sebanyak Rp. 320 juta dikembalikan.

Gugatan tersebut dapat dilayangkan oleh pemerintah melalui gugatan perdata karena berkaitan dengan perjanjian kontrak kerja antara perusahaan perencana PT. Sabana dengan pemerintah daerah.

Meskipun demikian, gugatan tersebut belum tentu dimenangkan oleh pemerintah daerah karena pihak konsultan perencana sudha melaksanakan kegiatannya sesuai dengan perjanjian kontrak kerja.

"Kalau mau minta uangnya ya gugat saja. Tetapi gugat pun susah, karena pelaksanaan perencanaan sudah dilakukan," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Bambang Sunardi, S.H., M.H kepada Pos Kupang belum lama ini.

Bambang mengungkapkan, pemerintah daerah Kabupaten TTU bisa dimungkinkan menang dalam gugatan tersebut jika tidak ada kegiatan yang dilaksanakan oleh konsultan perencana.

"Karena kegiatan sudah dilaksanakan semuanya. Kecuali tidak ada kegiatan yang dilakukan oleh konsultan perencana maka dimungkinkan menang," jelasnya.

Saat dimintai keterangan, jelas Bambang, konsultan perencana juga sudah melakukan kegiatan seperti survei mengenai kondisi tanah yang digunakan untuk pembangunan taman doa.

Diberitakan sebelumnya, rencana pemerintah daerah Kabupaten TTU untuk membangun taman doa yang didalamnya terdapat pembangunan patung Kristus Raja tertinggi di dunia kemungkinan besar dibatalkan.

Pembatalan rencana pelaksanaan pembangunan taman doa tersebut disebabkan karena perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan perencana, PT. Sabana ternyata asal jadi sehingga pemerintah tidak bisa berani memaksakan untuk melanjutkan proses pembangunan taman doa itu.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat : Saya ke NTT Bukan Untuk Membangun Suku

Ramalan Zodiak Senin 15 Juli 2019, Leo Bersama Dewi Fortuna Cancer Meditasi Scropio Tertarik Si Dia

Kejari TTU Sudah Panggil Konsultan Perencana Taman Doa, Begini Hasilnya

BREAKING NEWS : Stefanus Tewas Tertimbun Pasir di Manggarai

Meskipun demikian proses perencanaan yang dilakukan oleh PT. Sabana telah menghabiskan anggaran sebesar Rp. 300 juta lebih. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved