Pengusaha di TTU Dukung Pembangunan Terminal Barang Internasional

Pembanguna terminal barang internasional di Wini mendapat dukungan penuh dari pengusah di TTU

Pengusaha di TTU Dukung Pembangunan Terminal Barang Internasional
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Aktifitas bongkar muat barang di Gudang Toko Duta Bangunan, Kefamenanu, Selasa (972019). 

Pengusaha di TTU Dukung Pembangunan Terminal Barang Internasional

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan arus ekspor dan impor barang dengan membangun terminal barang internasional di Wini mendapat dukungan penuh dari pengusaha yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)

Salah satu pengusaha muda TTU Roby Lalim mengatakan, dirinya senang dengan langkah pemerintah pusat untuk membangun terminal barang internasional tersebut.

Sebagai pengusaha, kata Roby, dirinya selalu mendukung langkah pemerintah dalam membangun daerah khususnya membangun terminal barang internasional tersebut.

Sebab, kata Roby, dengan adanya pembangunan terminal barang internasional tersebut maka akan memudahkan jalannya proses pengiriman barang.

"Sangat senang, artinya kita sangat mendukung dengan langkah yang diambil oleh pemerintah pusat. Karena dalam berbisnis kita akan lebih gampang, khususnya untuk pengiriman barang dari Jawa ke Kefamenanu," kata Roby kepada Pos Kupang saat ditemui di Toko Duta Bangunan miliknya, Selasa (9/7/2019).

Meskipun mendukung upaya pemerintah tersebut, Roby sangat menyayangkan dengan akses jalan dari Wini menuju ke Kefamenanu yang sangat tidak memungkinkan untuk melakukan proses pengambilan barang.

"Kalau kendaraan besar seperti tronton untuk mengambil barang di Wini kan sangat beresiko. Karena jalannya menanjak, sempit sekali, serta sangat berkelok, sehingga tidak bisa dipaksakan untuk mengambil barang di Wini," ungkapnya.

Yuk Nikmati Kopi Bana dari Lembata, Ada Tiga Varian

Roby menambahkan, keberadaan terminal barang internasional yang dibangun di Wini itu, nantinya lebih banyak akan di manfaatkan oleh para pengusaha yang berada di Kabupaten Belu, Malaka, dan Timor Leste, ketimbang pengusaha dari Kota Kefamenanu.

"Karena kita lebih pilih akses jalan seperti ke Kupang, walaupun jauh tapi lebih aman, karena resikonya kecil sekali. Soalnya akses jalan dari Wini ke Kefa ini kan berat sekali, kemudian terjadi longsor dimana-mana," terangnya.

Di NTT, Tiga Terminal Barang Harus Jadi Inn and Out Produk

Diakui Roby, selama ini dirinya melakukan pengambilan barang bahan bangunan melalui Kupang. Hal itu karena akses jalan dari Wini ke Kota Kefamenanu sangat tidak memungkinkan untuk melakukan pengambilan barang.

"Kalau mau diakui, sebenarnya sangat menguntungkan karena lebih dekat dengan kita, tapi kita tidak berdaya karena akses jalan dari Wini ke Kefamenanu tidak memadai, jadi mau bilang apa," ungkapnya.(*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved