Warga Tewas di Lubang Tiang Listrik, TPDI NTT Minta Tanggung Jawab Pemilik Proyek
TPDI NTT meminta pemilik proyek galian listrik bertanggung jawab terhadap musibah yang menewaskan seorang ibu rumah tangga Rosvinda Dasar Selasa sore
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Adiana Ahmad
Warga Tewas di Lubang Tiang Listrik, TPDI NTT Minta Tanggung Jawab Pemilik Proyek
POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Musibah menewaskan ibu rumah tangga, Rosvinda Dasar, warga Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Selasa (2/7/2019) sore, di dalam lubang galian tiang listrik harus menjadi tanggungjawab pengelola proyek.
“Tidak bisa tidak, pemilik proyek harus bertanggung jawab atas kematian warga masyarakat. Ini tindakan pembiaran lubang galian tanpa ada tanda atau peringatan terhadap masyarakat,” kata Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Propinsi NTT, Meridian Dewanto Dado, S.H, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (3/7/2019).
Dado menegaskan, pengelola proyek terbukti tidak maksimal merencanakan pencegahan bahaya, penilaian tingkat risiko dan pengendalianya.
“Mereka tidak boleh lepas tangan atas kejadian ini. Seyogyanya menyantuni korban atau keluarga yang meninggal ini. Jangan dibiarkan,” tandas Dado.
• Kisah Ambo Keluarkan Mama Ros Dari Dalam Lubang Tiang Listrik di Maumere
• BREAKING NEWS: Di Lubang Tiang Listrik, Mama Ros Temui Ajal
Roswinda terperosok ke dalam lubang sempit galian tiang listrik sedalam dua meter ketika hendak mencari kambing yang masuk di dalam lubang, Selasa sore. Roswinda jatuh ke dalam lubang dengan posisi kaki ke atas diduga kehabisan oksigen di dalam lubang yang sempit.
Kristoforus Gaharpung, saksi yang menolong mengeluarkan korban dari dalam lubang menuturkan telah berjuang menarik hingga lima kali dibantu dua orang rekanya. Ketika berhasil dikeluarka korban diketahui sudah meninggal dunia. (laporan wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a).