VIDEO: Tanjung Karoso, Pantai Keramat di Pulau Sumba

VIDEO: Tanjung Karoso, Pantai Keramat di Pulau Sumba, Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT).

VIDEO: Tanjung Karoso, Pantai Keramat di Pulau Sumba

POS KUPANG.COM, TAMBOLAKA -- Domi Kaha, keluarga Ragu Bani, korban yang hilang di perairan Tanjung Karoso, Kabupaten Sumba Barat Daya, Pulau Sumba, NTT, mengungkapkan hal yang mengagetkan tentang Tanjung Karoso.

Dia mengatakan "selama ini masyarakat tahu bahwa Tanjung Karoso itu merupakan pantai keramat di daerah itu."

Untuk itulah, lanjut Domi, guna membantu menemukan Ragu Bani, ia bersama keluarga akan berusaha menemukan korban dengan menggelar ritual adat.

"Kami akan membantu Basarnas Waingapu menemukan saudara kami yang hilang itu. Kami akan membuat ritual adat untuk itu," ujarnya.

VIDEO: Tim Basarnas Tolong Temukan Saudara Kami, Radu Bani

VIDEO: Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Korban Tenggelam Di Sumba Barat Daya

VIDEO: Oma Lina Bilang Ngantuk Kalau Tidak Makan Sirih Pinang

Saat itu, Domi tidak menyampaikan kapan keluarga akan menggelar ritual adat tersebut. Tapi hal itu akan segera dilakukan sehingga bisa membantu menemukan korban.

Ia juga menyebutkan, sampai sekarang keluarga tak tahu persis apakah korban hilang karena terseret arus laut, atau karena sebab lainnya.

Tapi keluarga menduga, korban kemungkinan diseret gelombang laut. Sebab saat meninggalkan rumah, korban sempat membawa tali pancing untuk memancing ikan.

Korban juga sempat menyampaikan pada istrinya bahwa ia hendak memancing ikan.

VIDEO: Ketua Pokdarwis Troso Bantah Menjiplak Motif Khas Sumba

VIDEO: Busana Bermotif Sumba yang Dipamerkan di Paris-Perancis

Selama ini, kata Domi, masyarakat biasanya memancing ikan di sekitar Tanjung Karoso. Olehnya mereka berasumsi bahwa korban kemungkinan hilang karena ganasnya gelombang di pantai itu.

"Tanjung Karoso ini tempat keramat. Makanya kami akan menggelar ritual adat untuk mengetahui apakah korban menghilang di laut ataukah dibawa makhluk lain. Kami akan berusaha mencari tahu melalui ritual adat," ujarnya. (POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Nonton Videonya Di Sini:

Penulis: Frans Krowin
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved