Rabu, 22 April 2026

VIDEO: Susahnya Warga Manggarai Nikmati Air Bersih

VIDEO: Susahnya Warga Manggarai, NTT, Nikmati Air Bersih. Untuk kebutuhan dapur, warga harus menyaring air yang diambil dari kali Wae Musur

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Susahnya Warga Manggarai Nikmati Air Bersih

POS-KUPANG-COM, BORONG -- VIDEO: Susahnya Warga Manggarai Nikmati Air Bersih

Sudah puluhan tahun lamanya, warga kampung Puar Miteng, Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menderita kesulitan air bersih.

Jangannya untuk mencuci dan kebutuhan keluarga lainnya, untuk keperluan memasak dan minum saja, susahnya minta ampun.

Untuk kebutuhan MCK, masyarakat harus mengambil air di Kali Wae Musur. Sedangkan untuk kebutuhan dapur, warga harus menyaringnya lagi agar layak digunakan.

VIDEO: Head Operation TBBM Ende Kuatir Dipenggal Jika Stok Minyak Tanah Kosong

VIDEO: Pemkab Manggarai Gali Lubang Raksasa Untuk Kuburkan Sampah

VIDEO: Ratapan Anak-anak Panti Asuhan Eugene Smith Lembata:


Dan, satu-satunya sumber mata air di desa itu, adalah Kali Wae Musur yang letaknya kurang lebih 2 Kilometer dari kampung Puar Miteng.

Beberapa warga Puar Miteng ditemui wartawan di Kali Wae Musur Minggu (30/6/2019) pagi, mengatakan, kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan rumah tangga membuat warga harus berjalan kaki sejauh 2 Km untuk mengambil air bersih.

"Kami harus ambil air di kali ini walaupun jarak tempuh kurang lebih 2 kilometer," kata warga.

Mereka mengaku, selama puluhan tahun kami mengalami sangat kesulitan untuk mendapatkan air.

Beruntung,  ada kali kecil di dekat kampung sehingga warga bisa mendapat air bersih. 

Akan tetapi kalau musim hujan baru ada air. Jika sudah musim kering tidak ada air dan terpaksa turun ke Wae Musur.

Tidak hanya warga Kampung Puar Miteng, warga RT 01,  Desa Bea Ngencung juga mengalami hal yang sama mereka haru berjalan kaki tiap hari untuk mengambil air bersih di Mata Air Kali Pinarangkat dengan jarak tempuh kurang lebih 1 Kilometer.

Ketua RT.01, Desa Bea Ngencung,  Pali Roja dihubungi melaluli Ponsel membenarkan warganya setiap hari harus mengambil air bersih di Mata air kali Pinarangkat untuk kebutuhan ruma tangga mereka.

“Iya memang benar sudah kami mengalami krisis air minum. Setiap hari kami mengambil air di Mata Air Kali Pinarangkat, ya suka tidak suka, kami lakukan ini tiap hari demi kebutuhan kami," ucapnya kepada wartawan, Sabtu, (29/6/2019) siang.


Ketua Dewan Paroki Nanga Lanang,Antonius Gatung pun membenarkan krisis air di Desa Bea Ngencung.

Ia mengungkapkan, kebutuhan air minum bersih sangat urgen bagi warga desa Bea Ngencung. 

Namun pemerintah baerah belum memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut. 

VIDEO: Jangan Panik, Lakukan 7 Hal Elegan Ini Jika Pasangan Kamu Selingkuh

VIDEO: Zodiak Cinta Kamu Jumat 28 Juni 2019, Capricorn Perhatikan Perasaan Pasangan

VIDEO: Demi Akreditasi, Dokter, Perawat dan Pegawai RSUD Kefamenanu Bersaing Seperti Ini


"Kami melihat peran DPRD juga tidak terlihat sehingga kepentingan masyarakat tidak tersalurkan dengan baik. Padahal air minum bersih merupakan kebutuhan dasar manusia," kata Antonius.

Ia mengatakan, masyarakat sejauh ini hanya mengandalkan Kali Wae Musur untuk memenuhi kebutuhan air minumnya.

"Kami harap, pemerintah segera membangun sarana airj minum bersih yang memadai untuk menunjang kehidupan umat dan masyarakat," papar Antonius. (POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Nonton Videonya Di Sini:

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved