VIDEO: Bencana Pertanian Mengintai Sumba Timur

VIDEO: Bencana Pertanian Mengintai Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bencana itu berupa hama belalang yang kini mulai mewabah.

Penulis: Frans Krowin | Editor: OMDSMY Novemy Leo

VIDEO: Bencana Pertanian Mengintai Sumba Timur

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- VIDEO: Bencana Pertanian Kini Mengintai Sumba Timur

Pasalnya hama belalang jenis kumbara,  kini mulai mewabah di daerah itu. Padang savana Tandening, Desa Kaliuda, sudah diserang hama yang satu ini.

Para petani di Kabupaten Sumba Timur meminta Pemerintah kabupaten setempat segera terjun ke lapangan untuk membasmi dan mengendalikan hama belalang yang kini mulai muncul di padang Tandening,  Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu.

VIDEO: Suami Istri Ditangkap Polisi Saat Selundupkan Narkoba dari Timor Leste

VIDEO: Warga Gembira Dapat Air dari Polres Lembata

VIDEO: Demi Masuk Sekolah Unggulan, Ada Calon Siswa Palsukan Alamat Domisili

"Kami sangat bantuan pemerintah untuk tangani kasus ini. Kalau tidak segera dilakukan, maka akan berdampak sangat luas. Saat ini tanaman kami mulai rusak karena serangan hama belalag jenis kumbara ini."

Hal tersebut disampaikan  Waluwanja Nd. Matalu, kepada POS-KUPANG. COM, Kamis (27/6/2019).

Waluwanja juga mengaku, pada tahun 2017 lalu petani setempat sangat menderita karena hama belalang ini menyikat habis semua tanaman petani. Jagung dan padi disikat habis oleh hama yang satu ini.

"Saya punya lokasi lahan di Mutungeding di Kecamatan Umalulu, waktu itu saya juga korban alami kerugian mencapai belasan juta rupiah karena saya punya padi di sawah dan jagung sekitar 3 hektar lebih semuanya di makan belalang,"tutur Waluwanja.

Waluwanja juga mengaku, hama belalang kumbara muncul di Sumba Timur sejak ia masih kecil di kelas 3 SD di tahun 1976 hingga sekarang.

Permintaan yang sama juga disampaikan oleh petani setempat lainya Umbu Yiwa Hingga.

Umbu Yiwa juga mengatakan, sebagai petani meminta kepada Pemerintah melalui dinas teknis untuk segera menyemperot belalang itu, agar tidak menjalar secara sporadis.

VIDEO: Usaha Kecil Mulai Menggeliat di BTN Kolhua

VIDEO: Petani Batakte Dilatih Buat Pupuk Bokasi

"Kami minta segera semperot biar tidak menyerang tanaman kami. Sebab kalau hama ini serang kerusakanya lebih besar dan petani akan banyak mengalami kerugian,"ungkap Umbu Yiwa.

 Kata dia, hama belalang kumbara yang saat ini berada di padang savana Tanggeding dan belalangnya cukup banyak. Namun, saat ini belum menyerang tanaman milik warga.

Umbu Yiwa mengaku, serangan hama belalang ini pada dahulu ada, setelah itu hilang dan muncul baru kali ini di wilayah Desa Kaliuda. (POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Nonton Videonya Di Sini:

 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved