Pemohan Praperadilan Bawaslu Tambah Dua Saksi dan Barang Bukti

Kuasa hukum pemohan Praperadilan Bawaslu Tambah Dua saksi dan barang bukti

Pemohan Praperadilan Bawaslu Tambah Dua Saksi dan Barang Bukti
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Kuasa hukum pemohon, Viktor Nekur, S.H (dasi), memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang praperadilan Bawaslu Sikka di Pengadilan Negeri Maumere, Pulau Flores, Kamis (27/6/2019). 

Kuasa hukum pemohan Praperadilan Bawaslu Tambah Dua saksi dan barang bukti

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Kuasa hukum pemohon praperadilan terhadap Bawaslu Sikka di Pulau Flores, Viktor Nekur, S.H, menghadirkan tambahan dua orang saksi dalam lanjutan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Maumere.

"Sidang besok (Jumat, 28/6/2019), kami tambah dua orang saksi yang pernah ditolak diperiksa oleh Bawaslu. Saat itu, pemohon Pak Gande Ware, bawa saksi ke sana (Bawaslu) tapi tidak diapa-apakan," ujar Viktor Nekur, usai sidang lanjutan praperadilan Kamis (27/6/2019) siang.

Praperadilan Bawaslu Sikka Masuki Tahap Pemeriksaan Saksi

Kedua saksi, Anastasia Meti, dan Vinsensia Lali menerima benang ikat tenun dari tim sukses Caleg, Fredi Mboi. Ketika menyerahkan benang ikat tenun itu, tim sukses memberi syarat mencoblos Fredi Mboi di TPS 01 Desa Kesokoja, Kecamatan Palue, dalam Pemilu serentak tanggal 17 April 2019. Namun Fredi Mboi tidak memperoleh suara di TPS itu.

Di SMA Loyola Labuan Bajo, Butuh 300 Siswa Baru, Pendaftar Lebih dari 300 Orang

Dalam sidang Kamis siang, tiga orang saksi dan barang bukti dibawa pemohon ke persidangan yakni Salviana Lute, Paulus Baso menerima benang dari Maria Lelu, tim sukses Fredi Mboi. Salviana menerima tiga bantal benang, sedangkan Paulus Baso menerima satu bantal benang. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved