VIDEO: Wow, Industri Garam Tana Ai Hasilkan 1.500 Bungkus Garam Sehari
VIDEO: Wow, Industri Garam Tana Ai di Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, NTT, Hasilkan 1.500 Bungkus Garam Sehari.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Wow, Industri Garam Tana Ai Hasilkan 1.500 Bungkus Garam Sehari
POS-KUPANG.COM, MAUMERE -- VIDEO: Wow, Industri Garam Tana Ai Hasilkan 1.500 Bungkus Garam Sehari.
Industri garam yodium Tana Ai di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, 40 Km arah timur Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, NTT, memproduksi 1.500 bungkus garam sehari.
Garam beryodium tersebut didistribusikan ke toko dan kios-kios di Kota Maumere untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Setiap bungkus seberat 250 gram, dijual seharga Rp 1.250/bungkus atau Rp 25.000/pak.
• VIDEO: Tatong, Alat Musik Khas Orang Lembata
• VIDEO: Setelah 7 Tahun, Hari Ini Bank NTT dan Pemda Ngada Catat Sejarah Baru
• VIDEO: Demi Masuk Sekolah Unggulan, Ada Calon Siswa Palsukan Alamat Domisili
Kata Pengelola Garam Yodium Tana Air, Romo Moses Koremas, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (26/6/2019) di Maumere, “Lahan yang diolah itu terbatas, hanya seluas setengah hektare saja. Tapi setiap dua minggu bisa menghasilkan 2-3 ton garam kasar lalu diolah menjadi garam halus putih.”
Pengolahan garam tersebut, lanjut dia, didanai Kopdit Primer Nasional Pintu Air Rotat di Kecematan Nita memanfaatkan tanah HGU Pemda Sikka. Romo Moses menghendaki lahan usaha diperluas hingga 2 hektar.
• VIDEO: Petani Batakte Dilatih Buat Pupuk Bokasi
• VIDEO: Labuan Bajo Siapkan Arena Tinju Amatir Internasional, Begini Detailnya
• VIDEO: Memrihatinkan, Fasilitas Bermain Anak di Pantai Wisata Londalima, Sumba Timur
“Kalau diizinkan kami perluas usaha ini menjadi pilot proyek garam. Di sini kami hasilkan garama kasar dan garam halus sekaligus,” kata Romo Moses.
Menurut Romo Moses, potensi garam di Nangahale menjanjikan. Namunya pihak terhambat modal usaha. Dana besar industri garam, kata Romo Moses adalah pengadaan geomembran, lapisan dasar agar garam tidak tercampur dengan tanah. (POS KUPANG.COM, Eugenius Mo'a)
Nonton Videonya Di Sini :