Rabu, 22 April 2026

VIDEO: Wow, Industri Garam Tana Ai Hasilkan 1.500 Bungkus Garam Sehari

VIDEO: Wow, Industri Garam Tana Ai di Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, NTT, Hasilkan 1.500 Bungkus Garam Sehari.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Wow, Industri Garam Tana Ai Hasilkan 1.500 Bungkus Garam Sehari

POS-KUPANG.COM, MAUMERE -- VIDEO: Wow, Industri Garam Tana Ai Hasilkan 1.500 Bungkus Garam Sehari.

Industri  garam  yodium Tana Ai di Desa Nangahale, Kecamatan  Talibura, 40 Km arah timur Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau  Flores, NTT, memproduksi 1.500  bungkus  garam sehari.

Garam beryodium tersebut didistribusikan ke  toko dan kios-kios di Kota Maumere  untuk memenuhi  kebutuhan warga   setempat. Setiap bungkus  seberat 250  gram, dijual seharga Rp 1.250/bungkus atau  Rp 25.000/pak.

VIDEO: Tatong, Alat Musik Khas Orang Lembata

VIDEO: Setelah 7 Tahun, Hari Ini Bank NTT dan Pemda Ngada Catat Sejarah Baru

VIDEO: Demi Masuk Sekolah Unggulan, Ada Calon Siswa Palsukan Alamat Domisili

Kata Pengelola Garam Yodium Tana Air, Romo Moses Koremas, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (26/6/2019) di Maumere, “Lahan   yang diolah itu terbatas, hanya  seluas setengah hektare saja. Tapi setiap dua minggu bisa menghasilkan  2-3 ton  garam kasar  lalu diolah menjadi garam halus putih.” 

Pengolahan garam  tersebut, lanjut dia,  didanai   Kopdit  Primer Nasional Pintu Air  Rotat  di Kecematan  Nita memanfaatkan  tanah HGU  Pemda Sikka.  Romo Moses menghendaki  lahan usaha diperluas hingga  2 hektar.

VIDEO: Petani Batakte Dilatih Buat Pupuk Bokasi

VIDEO: Labuan Bajo Siapkan Arena Tinju Amatir Internasional, Begini Detailnya

VIDEO: Memrihatinkan, Fasilitas Bermain Anak di Pantai Wisata Londalima, Sumba Timur

“Kalau  diizinkan kami  perluas usaha ini  menjadi pilot proyek garam. Di sini  kami  hasilkan  garama kasar dan  garam halus sekaligus,”  kata Romo Moses.

Menurut   Romo  Moses,  potensi  garam di  Nangahale menjanjikan. Namunya pihak  terhambat  modal  usaha.  Dana   besar industri  garam, kata   Romo  Moses  adalah    pengadaan geomembran, lapisan  dasar agar  garam tidak  tercampur  dengan tanah.  (POS KUPANG.COM, Eugenius Mo'a)

Nonton Videonya Di Sini :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved