VIDEO: Bak Air di Tubuhue Tak Selesai, Kadis BPMD Peringatkan TPK dan Perangkat Desa Seperti Ini

VIDEO: Bak Air di Tubuhue Tak Selesai, Kadis BPMD Peringatkan TPK dan Perangkat Desa Seperti Ini

VIDEO: Bak Air di Tubuhue Tak Selesai, Kadis BPMD Peringatkan TPK dan Perangkat Desa Seperti Ini

POS-KUPANG.COM, SOE - VIDEO: Bak Air di Tubuhue Tak Selesai, Kadis BPMD Peringatkan TPK dan Perangkat Desa Seperti Ini

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten TTS, George Mella menyesalkan belum diselesaikannya pekerjaan bak air di Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat yang merupakan proyek tahun 2017.

Mirisnya, walau belum rampung namun dalam SPJ ditulis 100 persen dengan seluruh upah tukang sudah dibayarkan.

Oleh sebab itu dalam sidaknya ke desa Tubuhue, Selasa (18/6/2019) siang, Mella memberikan batas waktu satu Minggu kepada TPK, perangkat desa dan tukang untuk merampungkan pekerjaan tersebut.

VIDEO: Reaksi Keluarga Terima Jenasah Yulius, yang Meloncat ke Laut dari Atas KMP INERIE II

VIDEO: Gubernur NTT Viktor Laiskodat sebut Sophia Hasil Riset Terbaik Undana, Minuman Keras Khas NTT

VIDEO: Gadis Asal TTU Nekat Ke Ruteng Demi Dapat Mewujudkan Impiannya Seperti Ini

Ia berjanji akan kembali untuk memantau pekerjaan tersebut.

"Ini kenapa sisa tutup bagian atas saja tidak mau selesai. Saya kasih waktu satu Minggu untuk selesaikan. Selasa pekan depan saya datang untuk pantau lagi. Bendahara desa kasih keluar yang ada beli bahan untuk tukang kerja secepatnya," perintah Mella kepada Bendahara Desa Tubuhue, Petrus Nubatonis saat memantau bak air.

Sebelum meninjau pekerjaan bak air, Mella lebih dahulu mengadakan tatap muka dengan perangkat desa untuk mendengarkan klarifikasi terkait dugaan korupsi dana desa yang dilaporkan Araksi ke Kejaksaan Negeri TTS.

Usai mendengar penjelasan bendahara desa dan ketua TPK, karena Kepala Desa Tubuhue, Melkias Nenotek sedang berada di luar daerah, Mella menjadwalkan pertemuan bersama perangkat desa dan TPK pada Selasa pekan depan guna menyelesaikan persoalan pengelolaan dana desa yang ada di Desa Tubuhue.

VIDEO: TNI AL Bersama Pemuda Bahari Nangadhero Nikmati Keindahan Pulau Pasir Putih Rii Taa Nagekeo

VIDEO: Bupati Nagekeo dan Danlanal Maumere Pimpin Tanam Anakan Mangrove di Nagelewa

VIDEO: Halal Bihalal di Kodim 1605 Belu, NTT, Sarana Silahturahmi dan Saling Memaafkan

Ia mengingatkan para perangkat desa agar dalam pengelolaan dana desa harus sesuai aturan yang ada dan tidak boleh keluar dari aturan. Antara Musyawarah Desa, APBDes dan pelaksanaan harus satu.

Hal ini untuk memastikan jika pengelolaan dana desa tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat desa.

"Selama ini yang jadi masalah ini karena desa buat lain di luar aturan. Kalau buat sesuai aturan tidak akan ada masalah. Pekan depan kita buat pertemuan untuk selesaikan masalah ini. Saya tidak ingin pengelolaan dana desa harus berujung ke penegak hukum. Apa yang belum tuntas dan kurang-kurang segera diselesaikan. Seluruh perangkat desa dan TPK harus satu suara," ingat Mella.

Untuk diketahui, Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Araksi) melaporkan kasus dugaan korupsi dana desa Tubuhue ke Kejaksaan Negeri TTS pada Senin (17/6/2019) lalu. Dugaan korupsi ini meliputi SPJ fiktif, pekerjaan bak air, benih ikan, bantuan rehab rumah, pembangunan gedung Paud dan pembukaan jalan desa. 

Nampak Kaban BPMD Kabupaten TTS, George Mella saat memantau bak air di desa Tubuhue yang belum rampung dikerjakan sejak tahun 2017 lalu. (Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Nonton Videonya Di Sini :

Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved