Pejabat Pemerintah Timor Leste Jenguk Tersangka Narkoba di Polres Belu

Sejumlah pejabat negara Timor Leste mendatangi Polres Belu, Polda NTT, Kamis (20/6/2019) sekitar pukul 12.00 Wita.

Pejabat Pemerintah Timor Leste Jenguk Tersangka Narkoba di Polres Belu
POS-KUPANG.COM/ Teni Jenahas
Sejumlah pejabat negara Timor Leste saat berdiskusi di ruang Kasat Narkoba Polres Belu, Polda NTT, Kamis (2062019). 

Pejabat Pemerintah Timor Leste Jenguk Tersangka Narkoba di Polres Belu

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA- Sejumlah pejabat negara Timor Leste mendatangi Polres Belu, Polda NTT, Kamis (20/6/2019) sekitar pukul 12.00 Wita.

Kedatangan mereka untuk menjenguk dua tahanan yang adalah warga Negara Timor Leste yang diterlibat dalam kasus narkoba.

Disaksikan Pos Kupang.Com, pejabat dari Timor Leste yang berjumlah lebih dari lima orang itu berdialog di ruang kerja Kasat Narkoba Polres Belu, Iptu Ivans Drajat. Mereka didampingi Konsulat Timor Leste untuk Indonesia, Paulo Da Costa.

Pejabat dari Polres Belu yang hadir saat itu yakni, Wakapolres Belu, Kompol Ketut Perten, Kabag Ops Polres Belu dan Kasat Narkoba.

Erlan : Polisi Harus Dalami Lagi Kasus Laka Lantas Dokter Indrawati

Hadir juga saat itu, dua tahanan yang terlibat dalam kasus narkoba.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalui Kasat Narkoba, Iptu Ivans Drajat kepada wartawan mengatakan, kedatang para pejabat dari Timor Leste itu untuk menjenguk dua orang tersangka kasus narkoba yang sedang ditahan di Mapolres Belu.

Kedatangan pejabat dari Timor Leste bukan baru pertama tetapi sudah beberapa kali. Mereka datang untuk mengecek warga mereka yang sedang ditahan akibat terlibat kasus narkoba.

Ivans mengatakan, kondisi kesehatan kedua tersangka dalam keadaan baik. Penyidik juga tetap menyampaikan surat pemberitahuan perkembangan penyelidikan kepada konsulat Timor Leste yang ada di Indonesia.

Tiga Desa di Kecamatan Kupang Timur Belum Bahas RAPBDes 2019

Ditanya mengenai proses hukum kasus tersebut, Ivans mengatakan, penyidik sedang mendalami penyidikan untuk pemberkasan. Penyidik sudah mengirim surat pemberitahuan dimulai penyidikan (SPDP) ke jaksa. Ketika berkas perkara sudah lengkap akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.

Diberitakan POS KUPANG.COM, Petugas Bea Cukai Atambua, Kabupaten Belu mengamankan dua warga Timor Leste yang membawa narkoba yang diduga jenis ekstasi sebanyak 4.874 butir.

Dua warga yang berstatus suami isteri berinisial JSP (34) dan AS (31).
Keduanya diamankan petugas Bea Cukai Atambua di pintu utama PLBN Motaain, Rabu (29/5/219) sekitar pukul 11.30 Wita.

9 Fakta Skandal Narkoba yang Jerat B.I eks iKON, dari Ganja, Hengkang hingga Saham Jatuh

Setelah dicek, narkoba yang dibawa kedua pelaku tersebut beraneka warna dengan jumlah berbeda-beda
Kantong yang pertama berisi 972 pil warna hijau, kantong kedua
berisi 988 pil warna biru. Kantong ketiga berisi 969 pil warna hijau, kantong keempat berisi 977 pil warna hijau, dan kantong kelima berisi 968 pil warna coklat. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved