Warga Neonmat Keluhan Listrik Mati Hidup Dua Hari Terakhir, Begini Tanggapan PLN SoE

Para Warga Neonmat Keluhan Listrik Mati Hidup Dua Hari Terakhir, Begini Tanggapan PLN SoE

Warga Neonmat Keluhan Listrik Mati Hidup Dua Hari Terakhir, Begini Tanggapan PLN SoE
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Rhony Atonis, warga Neonmat 

Para Warga Neonmat Keluhan Listrik Mati Hidup Dua Hari Terakhir, Begini Tanggapan PLN SoE

POS-KUPANG.COM | SOE - Warga Neonmat, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS mengeluhkan kinerja PLN ULP Kota Soe yang sudah dua hari terakhir melakukan pemadaman tanpa pemberitahuan.

Selain mengganggu aktivitas warga di malam hari, pemadaman secara tiba-tiba dikhawatirkan akan merusak barang elektronik milik warga.

Waspada! Hari Ini Empat Pulau di NTT Ini Berpotensi Terjadi Angin Kencang

Rhony Atonis warga Neonmat menyampaikan keluhan ini kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (15/6/2019) melalui sambungan telepon.

Rhony sangat terganggu dengan pemadaman yang dilakukan PLN secara tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan. Pada Jumat (14/6/2019) malam terjadi dua kali pemadaman.

Dinkes NTT Diminta Perhatikan Pelayanan Kesehatan Warga Miskin

Pertama, pemadaman terjadi sekitar pukul 17.30 WITA dan baru hidup kembali pada pukul 19.30 WITA. Pada pukul 21.00 WITA, kembali terjadi pemadaman dan baru hidup kembali pada pukul 22.30 WITA.

Pada Sabtu (15/6/2019), kembali terjadi pemadaman pada pukul 19.20 WITA. Tak lama berselang, sekitar pukul 19.35 WITA listrik kembali hidup.

Pemadaman ini dikatakan Rhony dilakukan PLN tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Selain mengganggu aktivitas di malam hari, ia khawatir jika pemadaman secara tiba-tiba tersebut bisa merusak barang elektronik miliknya.

"Ini sudah dua ini listrik main mati hidup secara tiba-tiba. Kami khawatir kalau ini akan merusak barang elektronik kita. Kalau mau ada pemadaman tolong ada pemberitahuan biar kita bisa matikan barang elektronik terlebih dahulu. Takutnya kalau main mati tiba-tiba seperti ini barang elektronik kita bisa rusak," keluh Rhony.

Kepala ULP PLN Kota Soe, Hendra Aditia tidak menampik adanya pemadaman tersebut. Ia menjelaskan, pemadaman tersebut terjadi karena adanya kendala teknis di penyulang mesin di niki-niki. Saat inj masih dalam tahap pengujian dan perbaikan sehingga terjadi pemadaman.

Ia berjanji pihaknya akan segera menyelesaikan perbaikan tersebut sehingga pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu. Dirinya meminta maaf kepada para pelanggan atas ketidak nyaman tersebut.

Ke depan jika akan terjadi pemadaman, pihaknya akan memberikan pemberitahuan kepada pelanggan.

"Kami minta maaf atas ketidak nyamanan yang dirasakan pelanggan karena terjadi pemadaman dua hari terakhir. Mesin kita di Niki-niki sedang dalam proses perbaikan. Kita akan usahakan agar secepatnya pelayanan sudah kembali normal," jelasnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved