Bangun Budaya Ilmiah, Jikom Undana Gelar Fisip Corner, Yuk Simak!

Diskusi yang dimaksudkan untuk membangun budaya diskusi ilmiah dalam kampus tersebut dilaksanakan di lobby gedung FISIP Undana Penfui

Bangun Budaya Ilmiah, Jikom Undana Gelar Fisip Corner, Yuk Simak!
POS KUPANG/GECIO VIANA
Suasana diskusi dalam Fisip Corner di lobby gedung FISIP Undana Penfui, Kota Kupang, Rabu (13/6/2019). 

Menurutnya, ruang-ruang publik dan utamanya digital dirasa memberikan polarisasi terutama bagaimana pertarungan dalam pemilu tahun ini.

"Sehingga jika kita tidak memiliki literasi media yang cukup potensi disintegrasi bangsa begitu besar ke depannya," katanya.

Dikesempatan yang sama, Monika Wutun, S.Sos., M.I.Kom mengatakan, dalam momentum pemilu hingga pascapemilu saat ini, realitas yang nampak adalah adanya perang opini, perang sarkasme, perang ujaran kebencian dan perang SARA yang terjadi di media.

Menurutnya, salah satu penyebab hal itu adalah keberpihakan beberapa pemilik media yang secara langsung berafiliasi secara politik dengan salah satu pasangan calon presiden.

Sehingga, keberpihakan media pun hanya ada pada satu pihak tertentu dan mengesampingkan independensi media.

"Ini membuat kalau kita mengetahui independensi dam objektivitas dari mana. Kalau begitu bagaimana kita berharap konten yang benar-benar objektif," katanya.

Dalam pernyataan penutupnya, Monika menjelaskan, menjadi tanggung jawab kaum akademisi untuk meningkatkan budaya literasi media bagi masyarakat.

"Masyarakat yang lain yang mungkin belum memahami secara literal, barangkali kita harus memulai menggali tanggung jawab, bagian mana yang harus kita tempatkan sehingga kita tidak saja berkoar dalam moment sangat akrab ini. Tapi kita mungkin bisa cari tempat bahwa untuk literasi ini akan menyebar," tegasnya.

Menurutnya, ditengah perkembangan teknologi dan era big data, jika ingin mendapatkan realitas yang sebenarnya maka disarankan untuk mengakses informasi atau berita dari media mainstream.

Hal tersebut, lanjut Monika, karena dalam media mainstream terdapat proses redaksional yang pasti dan tepat yakni dari merencanakan sampai pada mempublikasikan konten media.

Halaman
1234
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved