Terkait Kapal RS Terapung - Prof. Kameo Sarankan Layani juga Pasien di Darat

Rencana pengadaan kapal Rumah Sakit (RS) Terapung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT perlu juga melayani masyarakat di darat.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/ OBY LEWANMERU
Prof. Daniel Kameo, Sekretaris Dinkes NTT, David Mandala pose bersama pihak NaSDEC dan PT.PAL Indonesia usai pertemuan di ruang rapat Gubernur NTT 

Dijelaskan, sebenarnya semua pelabuhan di NTT sudah standar dan pelabuhan.
"Pelabuhan di NTT rata-rata kedalaman sudah di atas lima meter. Karena itu, saya kira tidak perlu di study lagi," kata Josef.

Dikatakan, semua pelabuhan di NTT telah melalui kajian sebelum dibangun dan telah memperhitungkan pasang surut.

Ketua Nasdec, Ir.A.A. Masroeri saat itu menyampaikan soal latar belakang dan tujuan dari visibility study kapal RS terapung untuk Provinsi NTT.

Menurut Masroeri, sektor kesehatan masih menjadi perhatian pemerintah.

Disebut Masuk dalam Tim, Otto Hasibuan Pastikan Tak Jadi Pengacara Prabowo-Sandi

"Kebutuhan kapal ini untuk memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat yang ada di kepulauan. Kita tahu bahwa wilayah NTT juga termasuk wilayah kepulauan," kata Masroeri.

Dijelaskan, pihaknya akan melakukan visibility study secara teknis dan juga kebutuhan kapal tersebut.

"Maksud dari visibility study ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui kebutuhan akan pemerataan pelayanan kesehatan dengan adanya kapal RS terapung," katanya.(*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved