Kopdit Swastisari Buka Kantor Kas di Ile Ape dan Lebatukan, Helan: Emas Itu Banyak di Lembata

Lembaga Kopdit Swastisari buka kantor kas di Ile Ape dan Kecamatan Lebatukan, Yohanes Sason Helan: Emas itu banyak di Lembata

Kopdit Swastisari Buka Kantor Kas di Ile Ape dan Lebatukan, Helan: Emas Itu Banyak di Lembata
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
GM Kopdit Swastisari, John Sason Helan (tengah), Romo Noldy, Pr (kanan) dan Kadis Koperindag Kabupaten Lembata, Gabriel Bala Warat (kiri) saat peresmian KSP Swastisari, Kantor Kas Ile Ape di Desa Muruona, Sabtu (25/5/2019). 

Lembaga Kopdit Swastisari buka kantor kas di Ile Ape dan Kecamatan Lebatukan, Yohanes Sason Helan: Emas itu banyak di Lembata

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- "Lembata ini kaya raya. Semua potensi ada di sini. Tapi kuncinya tidak boleh malas. Kalau kita rajin, kerja sungguh-sungguh, maka hasilnya pasti menyata. Sebab emas itu ada banyak di kampung kita ini."

Hal itu disampaikan General Manager (GM) Koperasi Kredit (Kopdit) Swastisari-Kupang, John Sason Helan, saat meresmikan KSP Swastisari, Kantor Kas Ile Ape, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Sabtu (25/5/2019).

WKRI Ranting YMY Liliba Kupang Gelar Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal

Kantor Kas Kopdit Swastisari itu ada di Desa Muruona, Kecamatan Ile Ape. Dan, peresmian kantor yanh didahului dengan ibadat syukur itu dipimpin RD. Noldy, Pr dan dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Koperasi, Perindustrian dan Perdaganhan (Koperindag) Kabupaten Lembata, Gabriel Bala Warat serta sejumlah anggota kopdit tersebut.

Selain di Ile Ape, Manajemen Kopdit Swastisari Kupang juga membuka kantor kas di Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan. Sesuai rencana, Kantor Kas Lebatukan itu diresmikan pada Minggu (26/5/2019), besok.

Kemenpan RB Keluarkan Surat, Rekrutmen CPNS 2019 Diprediksi Buka 100.000 Formasi

John Sason Helan mengatakan, daerah ini merupakan gudang hasil karena potensinya sangat banyak. Hasil laut melimpah, pertanian dan perkebunan juga demikian. Begitu juga hasil pertaniannya sangat banyak.

Akan tetapi, lanjut John, semua kekayaan itu, belum digarap dengan sungguh-sungguh. Masyarakat lebih banyak berpikir tentang emas di negeri orang, di Malaysia, Singapura, Brunai dan negara lain, lalu ramai-ramai mencari kerja ke negara tersebut.

Padahal, lanjut John, pekerjaan yang digelutinya, sama dengan yang ada di Lembata, sebagai petani dan lainnya. Andaikata pekerjaan itu digeluti di Lembata, maka hasilnya mungkin jauh lebih baik. Karena bekerja sambil membangun daerah.

"Saya harus mengatakan, bahwa emas itu banyak di kampung kita. Tapi kuncinya adalah bagaimana kita bekerja keras untuk mendapatkannya," ujar John.

Beberapa tahun terakhir, lanjut dia, Kopdit Swastisari hadir di Lembata dan saat ini membuka kantor kas di Ile Ape. Pembukaan kantor kas itu merupakan wujud dari upaya ekspansi usaha yang dilakukan koperasi kredit tersebut.

Kopdit Swastisari itu, ungkap John, hadir untuk mendekatkan pelayanan kepada anggota. Untuk itu, bagi yang sudah menjadi anggota, manfaatkan kopdit tersebut secara baik. Sebab Swastisari hadir untuk mengangkat derajat hidup anggota, menjadi lebih baik.

Ibarat ingin mengubah hidup masyarakat, lanjuy John, manajemen Kopdit Swastisari, datang membawa benih, air dan pupuk. Benih disiapkan, air disiapkan, pupuk juga disiapkan untuk semua pihak yang mau bergabung menjadi anggota.

Oleh karena itu, katanya, semua komponen di Lembata, diajak menjadi bagian dari Kopdit Swastisari. Eksistensi lembaga keuangan ini untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat menjadi lebih baik. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved