Pelni Kupang Tambah Frekuensi Kapal Jelang Lebaran

Perkiraan peak season jelang Lebaran akan berlangsung pada minggu depan maka Pelni Cabang Kupang melakukan penambahan frekuensi.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Ishak Gerald 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Perkiraan peak season jelang Lebaran akan berlangsung pada minggu depan maka Pelni Cabang Kupang melakukan penambahan frekuensi.

"Tahun ini ada penambahan frekuensi kapal Lambelu pada 23 Mei dengan rute Kupang -Lewoleba -Larantuka -Maumere -Makasar. Kemudian kapal Bukit Siguntang pada 26 Mei dan 4 Juni. Kapal Umsini pada tangga 24 Mei dan 31 Mei 2019, Kapal Awu yang digantikan dengan Kelimutu pada 28 Mei, Kapal Sirimau, 26 Mei untuk yang mudik ke Maluku-Papua, kapal Wilis, 22 Mei bagi yang mudik ke Labuan Bajo, Bima, sampai di Makasar dan Surabaya," jelas Kepala Cabang Pelni Kupang, Ishak Gerald Adrian Thei, di ruang kerjanya, Kamis (16/5/2019).

Ia menyampaikan manajemen terapkan sistem penjualan tiket online dan one seat one man.

49 Siswa Ikut Seleksi Program YES

Nekat Ambil Motor yang Ditilang di Kantor Polisi Diam-diam, Pemuda di Kupang Diciduk Saat Pacaran

"Tidak ada penambahan kuota kalau mau dapat tiket jadi dipesan dari jauh hari. Kalau sudah habis ya sudah kecuali dari pemerintah dalam hal ini KSOP atau pemerintah daerah yang meminta," ujarnya.

Menurutnya, bila ada rencana mudik maka jauh hari harus membeli tiket. Diharapkan dengan adanya sistem ini bisa mengakomodir keberangkatan masyarakat lebih nyaman dan tidak berdesak-desakan serta bebas bagasi 40 kilogram (kg).

Ishak menegaskan, harga tiket tidak naik dan pembelian tiket bisa dilakukan di loket Pelni, di travel agen-agen dan bila ingin lebih nyaman maka dibeli lewat online dengan mengunduh aplikasi playstore.

"Sekarang lebih gampang tinggal duduk diam, tiket bisa dibeli via online. Tiket bisa dicetak di pelabuhan dengan menunjukkan kode booking dua jam sebelum keberangkatan bisa dicetak. Lebih nyaman bisa beli dari mana saja," tuturnya.

Tahun ini prediksi tidak terlalu besar kenaikannya sekitar dua persen dari tahun sebelumnya.

Mengenai mudik gratis BUMN, Ishak mengatakan, pemerintah pusat menyarankan semua BUMN untuk memberikan mudik gratis kepada masyarakat yang kurang mampu. Misalnya, PT Pos mengeluarkan dana CSR untuk membantu masyarakat mudik gratis dengan rute yang ditentukan. Kemudian Pelni membuka masyarakat yang menggunakan jasa mudik gratis dan pembayarannya dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pos.

"PT Pelni sendiri ada mudik gratis tapi sekarang belum ada nota dinas dari pusat. Tahun lalu Pelni ada mudik gratis," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved