Bandara El Tari Kupang Siaga Monkeypox

PT. Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang menggandeng Kantor Kesehatan Pelabuhan Kupang melakukan sosialisasi Monkeypox

Bandara El Tari Kupang Siaga Monkeypox
POS-KUPANG.COM/ LAUS MARKUS GOTI
Suasana sosialiasi cacar monyet di Kantor Bandara El Tari Kupang, Jumat (17/5/2019). 

Bandara El Tari Kupang Siaga Monkeypox

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - PT. Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang menggandeng pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Kupang melakukan sosialisasi dan pemeriksaan di Bandara El Tari untuk siaga Monkey Pox atau Cacar Monyet.

Sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber dari pihak kantor kesehatan pelabuhan Kupang yaitu, Dominggus Lenda,

Epidemiologi Kesehatan Ahli dan dr. Regina Lamanepa, dokter umum kantor kesehatan pelabuhan kelas III Kupang.

Cacar Monyet atau Monkeypox Ancam Batam

Peserta sosialisasi tersebut yaitu para stakeholder Bandara El Tari Kupang. Khususnya Ground Handling dan Airlines yang sering melakukan kontak langsung dengan penumpang dan barang untuk melakukan pemeriksaan.

Selanjutnya, pemeriksaan yang rutin dilakukan di terminal Kedatangan, petugas menggunakan Thermo Gun sehingga tidak berkontak langsung dengan penumpang demi mencegah penularan virus cacar monyet.

“Sebagai penyedia jasa kebandarudaraan kami sangat memperhatikan kenyamanan dan keselamatan penumpang, dengan mencuatnya penyebaran penyakit menular ini tentu kami akan waspada, apalagi Bandara El-Tari merupakan gerbang utama datangnya penumpang dari luar negeri” ungkap Budi Rano Airport Operation and Technical Senior Manager Bandara El-Tari dalam sosialisasi tersebut.

Dominggus Lenda, dalam pemaparannya menjelaskan, cacar monyet merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang disebabkan oleh hewan berambut seperti Tikus, Monyet, Kucinng.

Penularannya, dapat melalui kontak langsung, kontak darah dan cairan tubuh, serta melalui udara. "Virus Monkey Pox dapat dicegah dan dihindari dengan menghindari kontak langsung dengan orang yang terjangkit dan menjaga kebersihan," ungkapnya.

Kamu Wajib Tahu! Virus Baru Monkeypox, Mirip Cacar Namun Mematikan

Lanjutnya, belum ada warga negara Indonesia yang sudah terkena virus cacar monyet. Sejuah ini salah satu negara yang sudah di ASEAN yang sudah terdampak cacar monyet ialah Singapura.

"Nah kita akan berkoordinasi dengan pihak-pihak pelabuhan-pelabuhan udara dan laut, jika ada penumpang dari negara yang sudah terdampak cacar monyet atau orang Indonesia yang kembali dari luar negeri, maka kita akan melakukan pemeriksaan secara khusus kepada yang bersangkutan. Bila mereka positif terjangkit cacar monyet maka orang-orang yang berada di dekat mereka selama perjalanan akan kita periksa juga," ungkapnya.

Cacar monyet memiliki gejala yang hampir sama dengan cacar air, namun terdapat gejala berbeda yang menunjukkan seseorang terkena cacar jenis cacar monyet.

Gejala cacar monyet mulai dari demam, sakit kepala hebat, nyeri otot, nyeri punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, dan kekurangan energi.

Adapun ruam pada kulit yang muncul setelah 1-3 hari demam dimulai. Ruam tersebut muncul dari area wajah, dan menyebar ke seluruh tubuh.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved