Maria Mengeluh Harga Bawang di Pasar Baru TTU Naik

Terpantau di Pasar Baru Kota Kefamenanu, harga bawang putih yang sebelumnya Rp. 40.000 per kilo gram menjadi Rp. 100.000 per kilo gram.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Salah penjual bawang sedang menjual bawang di Pasar Baru Kefamenanu, Selasa (14/5/2019). 

Maria Mengeluh Harga Bawang di Pasar Baru TTU Naik

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Menjelang pelaksanaan perayaan hari raya idul Fitri, harga bawang baik bawang merah maupun bawang putih di Pasar Baru Kota Kefamenanu mengalami kenaikan yang sangat drastis.

Terpantau di Pasar Baru Kota Kefamenanu, harga bawang putih yang sebelumnya Rp. 40.000 per kilo gram menjadi Rp. 100.000 per kilo gram.

Atas kenaikan harga bawang tersebut, salah seorang warga yang di Kota Kefamenanu yang diketahui bernama Maria mengeluh harga bawang di Pasa Baru mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Kenaikan harga bawang yang sangat drastis itu sangat dirasakan Maria membuat dirinya mengalami kesulitan untuk membeli bawang di Pasar Baru Kefamenanu.

VIDEO: Ini Peringatan Keras Romo Yasintus untuk Para Siswa yang Lulus UN 2019

Tarif Tiket Pesawat Turun 12-16 Persen

"Bulan puasa tahun ini semua harga bahan pokok naik. Kita mau beli juga kesulitan karena harga yang tinggi," tutur Irene kepada Pos Kupang, Selasa (14/5/2019).

Maria meminta, agar pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan seharus mampu mengatur kestabilan harga untuk beberapa kebutuhan pokok.

"Supaya menjelang pelaksanaan idul Fitri harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan yang signifsikan mencapai 100 persen seperti ini," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Di NTT- Harga Bawang Putih Meroket, Tembus Rp 100 ribu Per Kilogram

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Harga bawang putih terus merangkak naik. Dari Rp 70.000 per kilogram beberapa waktu lalu kini merangkak naik hingga Rp 100.000 per kilogram di Pasar Kasih Naikoten I Kupang. Sedangkan bawang merah Rp 40.000 per kilogram.

Penjual Bawang, Mbak Erni, kepada POS-KUPANG. COM, Senin (13/5/2019), mengatakan harga bawang putih terus melonjak tembus hingga Rp 100.000.

"Stoknya kosong mbak. Gak ada lagi. Bawang putih sekarang yang ada saja cuma tiga kilogram," tuturnya.

Biasanya, kata Erni, ada bawang putih yang dikemas di plastik dan dijual dengan harga yang mudah dijangkau yaitu Rp 5.000. Namun sudah tidak ada lagi. Karena susahnya mendapatkan bawang.

Bawang putih, tambah Pedagang lainnya, Duwek, diimport dari China kemudian masuk hingga ke Surabaya dan sampai di kota Kupang.

"Sekarang bawang putih susah," ujarnya.

Salah satu pembeli, Novi, mengeluhkan harga bawang putih yang terlampau mahal, sehingga memakai bawang putih sangat irit.

"Biasanya pakai tiga siung untuk memasak dikurangi dua atau satu saja. Kalau perlu tidak pakai juga tidak apa-apa, pakai bawang merah saja," ujarnya. (*)

Toko Ritel Wajib Jual Bawang Putih Rp 35 Ribu per Kilogram, Kemendag Tambah Pasokan

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mewajibkan seluruh pasar ritel modern yang ada di Indonesia untuk menjual bawang putih dengan harga Rp 35.000 per kilogram.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti mengatakan, ketetapan tersebut didasarkan pada hasil rapat mengenai harga bawang putih pada 6 Mei dan 7 Mei lalu.

"Ritel modern harus menjual Rp 35 ribu per kilo. Jadi siapapun itu retail modern harus menjual Rp 35.000 per kg," ujar Tjahya Widayati saat ditemui di Giant Bintaro, Jumat (10/5/2019).

Dia mengatakan, untuk bisa menjaga harga bawang putih pada level tersebut, pemerintah hingga 8 Mei 2019 telah menambah pasokan bawang putih sebanyak 375,8 ton ke pasar lewat operasi pasar (OP). Bawang putih tersebut berasal dari cadangan bawang putih impor di gudang importir.

Tjahya pun menambahkan bagi retail modern yang menjual bawang putih di atas harga yang ditentukan, maka akan mendapat tindakan tegas dari aparatur maupun satgas (satuan tugas) pangan.

"Saya biarkan nanti aparatur yang menindak," tegasnya.

Store Manager Giant CBD Bintaro Tri Luthi mengatakan, pasokan bawang putih yang dijual dengan harga Rp 35.000 diambil dari beberapa pemasok.

Sebelumnya harga bawang putih di pasar ritel modern dihargai sebesar Rp 52.900 per kg. Namun setelah pemerintah menerbitkan kebijakan harga eceran, toko- toko ritel langsung mengikuti arahan pemerintah.

Tri pun mengatakan, ketetapan harga jual pun ditentukan oleh pihak yang berhubungan langsung oleh suplier.

“Untuk harga bukan ditentukan oleh pihak toko, tapi di merchandise yang berhubungan langsung dengan suplier,” kata dia.

Sebelumnya, pada saat operasi pasar pangan di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur, Minggu, (5/5/2019), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, operasi pasar dilakukan guna menjamin pasokan dan menstabilkan harga pangan strategis khususnya bawang putih selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.

Dalam operasi pasar itu, Kementan menggelontorkan empat kontainer bawang putih dengan kapasitas mencapai 30 ton per kontainer dengan harga Rp 25.000 per kg dan ditargetkan harga maksimal sampai ke konsumen Rp 30.000 per kg. Harga ini sudah ditandatangani atau disepakati para importir.

"Hari ini kita bertemu di pasar menstabilkan harga pangan strategis yang biasanya selama ini naik. Dalam rapat terbatas kemarin, arahan Bapak Presiden Jokowi kami diminta turun langsung mengecek ke lapangan harga komoditas pangan strategis khususnya bawang butih," ujar Amran dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Amran menegaskan, stok bawang putih selama bulan Ramadhan hingga Idul Fithri tahun ini dua kali lipat daripada kebutuhan di hari normal. Stok tersebut sebanyak 115 ribu ton, sementara kebutuhan hanya 50 ribu ton.

Oleh karena itu, sambung Amran, pemerintah meminta pada para importir di seluruh Indonesia untuk bertanggung jawab agar harga bawang putih turun dari Rp 46 ribu per kg menjadi Rp 25 ribu. Para importir juga bertanggung jawab juga harga tersebut berlaku sampai ke konsumen.

"Sebanyak 14 importir pagi ini sudah bertanda tangan harga bawang putih Rp 25.000 per kg. Kami beri target maksimal harga Rp 30.000 per kg, tidak boleh lebih dari harga ini. Setiap hari pasokan kami kirim masuk pasar. Jadi tidak ada lagi alasan harga naik," kata Amran. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved