Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Jubir BPN Prabowo-Sandi, Semoga Sabar

Berita duka ini disampaikan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin (6/5)

Penulis: Bebet I Hidayat | Editor: Bebet I Hidayat
Instagram
Dahnil Anzar Simanjuntak 

Siapa Dahnil A Simanjuntak?

POS-KUPANG.COM mengutip dari wikipedia.org, Dr Dahnil Anzar Simanjuntak SE ME lahir di Aceh Tamiang, 10 April 1982.

Dahnil Anzar Simanjuntak adalah seorang dosen, aktivis, ekonom, Pemerhati Kebijakan Publik, pengusaha Indonesia dan Politikus.

Ia menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah sejak 24 Desember 2014 menggantikan Saleh Partaonan Daulay setelah terpilih dalam Muktamar XVI Pemuda Muhammadiyah di Asrama Haji, Padang, Sumatra Barat, 23 November 2014.

Ia juga menjabat sebagai President Religion for Peace Asia and Pacific Interfaith Youth Network (RfP-APIYN) periode 2014–2019.

Saat ini, dia ditunjuk sebagai Koordinator Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.

Dahnil Anzar Simanjuntak atau yang akrab disapa Anin lahir di sebuah desa terpencil bernama Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Anin menghabiskan masa kecilnya di Kuala Simpang mulai dari TK Aisyiyah, SDN Sriwijaya, Aceh Tamiang dan SMPN Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil A Simanjuntak saat bersama Pasangan Capres Cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil A Simanjuntak saat bersama Pasangan Capres Cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Twitter)

Namun pada caturwulan 1 SMP, ia dan keluarganya pindah ke Sibolga, Sumatera Utara. Setelah lulus SMP, ia dan keluarganya pindah lagi ke Kota Tangerang.

Dahnil Anzar Simanjuntak ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang sarjana. Akan tetapi, ia terhalang oleh keterbatasan dana. Meski demikian, ia tidak menyerah. Dahnil Anzar Simanjuntak bersama teman-temannya membuka kursus Bahasa Inggris bernama Garis English Center Club (GECC).

Selain mengelola Lembaga kursusnya, Dahnil juga menjadi tukang parkir demi mencukupi segala kebutuhannya. Hingga akhirnya pada tahun 2000, seluruh keluarganya kembali pulang ke Medan. Namun, Dahnil Anzar Simanjuntak tetap tinggal di Tangerang.

Sang ayah akhirnya membantu biaya agar dirinya bisa kuliah. Dahnil pun melanjutkan ke S1 Ilmu Akuntansi Publik di STIE Ahmad Dahlan Jakarta.

Setelah lulus dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi, pada tahun 2005, Dahnil Anzar Simanjuntak memperoleh kesempatan belajar di Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP) Konsentrasi Desentralisasi Keuangan Pusat dan Daerah, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Sambil menyelesaikan kuliah S2, ia juga bekerja sebagai Dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) (d.h. STIE Muhammadiyah Tangerang).

Setelah menyelesaikan pendidikan S2 di UI, Dahnil Anzar Simanjuntak diterima sebagai Dosen PNS Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved