Pilpres 2019
Prabowo Kalahkan Jokowi di Sumbar! Ustadz Yusuf Mansur Sorot Nasi Padang, Sandiaga Lakukan Ini
Ustadz Yusuf Mansur atau yang biasa disapa UYM mengunggah sesuatu tentang masakan Padang.
Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
Mendengar pertanyaan dari Najwa, Jokowi sontak langsung tertawa.
Ia tertawa dengan gaya khasnya, barulah ia menjawab pertanyaan dari Najwa.
• Ini 7 Faktor Wanita Bisa dengan Mudah Selingkuh Salah Satunya Kurang Perhatian
• Burung Pulau Afrika Harga Belasan Juta Ikut Lomba Burung Berkicau di Kota Kupang
"Ya kalau melihat angka-angka yang ada, artinya lembaga independen yang menghitung angkanya sudah jelas sekali," jawab Jokowi.
Jokowi lalu meminta agar semua pihak sabar menunggu penghitungan dari KPU.
"Kita sabarlah, kita sabar menunggu penghitungan dari KPU," tambah Jokowi.
Tidak hanya Ustadz Yusuf Mansur dan Jokowi, Sandiaga Uno juga angkat suara soal boikot Boikot Nasi Padang.
Mengutip Tribunwow.com, Calon Wakil Presiden 02 Sandiaga Uno mengunggah video dirinya yang sedang berkunjung di Rumah Makan Padang.
Unggahan itu disampaikan Sandiaga melalui Instagram @sandiuno, Jumat (26/4/2019).
Dalam kesempatan itu, terlihat Sandi yang menyambangi Rumah Makan Padang di kawasan Jakarta Timur.
Ia juga menyinggung soal seruan 'Boikot Nasi Padang' karena Sumatera Barat dianggap memberikan kekalahan untuk paslon 01 Jokowi-Maruf.
"Saya terima kasih ditemani makan masakan Padang. Kebetulan ini milik Pak Yusuf yang merupakan kenalan juga untuk mendukung UKM yang rajin bayar pajak," ujar Sandiaga.
"Jadi ini adalah kuliner yang sangat terkenal di wilayah Jakarta Timur masakan Padang. Ini juga bagian daripada kita mendukung kuliner restoran Padang yang katanya dikhawatirkan sepi ternyata ramai juga," tutur Sandi.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini lalu mengatakan para warga tak perlu takut dan terbawa perasaan atas seruan yang muncul setelah Pilpres.
"Jadi enggak perlu takut, tidak perlu baperan, tidak perlu terbawa isu-isu Pilpres. Saya ingatkan jangan menanggapi Pilpres ini dengan kekanak-kanakan," ujar Sandiaga.
Sandi juga membanggakan jenis masakan Padang yang sudah diakui oleh dunia.
"Ini harus kita tanggapi dengan dewasa. Kita harus dukung justru kuliner rendang sudah terpilih menjadi salah satu makanan juara dunia, jadi kita harus mendukung," tambahnya.
"Makan siang di restoran padang paling terkenal di Indonesia, yakni Sederhana.
Alhamdulillah ramai pengunjung. Usaha kuliner lokal seperti ini yang harus kita dukung penuh.
Jangan dikait-kaitkan dengan Pilpres. Ekonomi kita bisa tumbuh, dan lapangan kerja banyak tercipta, salah satunya karena adanya usaha-usaha seperti ini.
Jadi, jangan mudah terprovokasi. Sebagai masyarakat Indonesia, kita harus dukung usaha-usaha kuliner lokal," tulis Sandiaga. (*)