Kamis, 30 April 2026

Korban Ledakan Bom di Tiga Gereja dan Tiga Hotel di Sri Lanka Terus Bertambah

Setidaknya 137 orang tewas dan lebih dari 200 orang lainnya terluka akibat ledakan bom di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka

Tayang:
Editor: Adiana Ahmad
facebook milik gereja St Sebastian di Katuwapiya
Ledakan terjadi di Gereja St Sebastian di Katuwapiya, Negombo, Sri Lanka saat perayaan Minggu Paskah 

Korban Ledakan Bom di Tiga Gereja dan Tiga Hotel di Sri Lanka Terus Bertambah

POS-KUPANG.COM- Setidaknya 137 orang tewas dan lebih dari 200 orang lainnya terluka akibat ledakan bom di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka saat umat Kristen merayakan Paskah.

Setidaknya ada enam ledakan bom dilaporkan terjadi di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka ketika umat Kristen merayakan Paskah.

Tiga gereja yang menjadi serangan bom ini berada di Kochchikade, Negombo dan Batticaloa.

Gereja St Anthony di Kochchikade merupakan salah-satu target serangan ledakan.

Sejumlah laporan menyebutkan ledakan ini menyebabkan setidaknya 50 orang tewas dan setidaknya 200 orang terluka telah dilarikan ke rumah sakit di Ibu Kota Srilanka, Kolombo.

Saat Perayaan Paskah terjadi Ledakan di Dua Gereja, 150 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Direktur rumah sakit di Kolombo mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa setidaknya dua ratus delapan puluh orang terluka akibat ledakan itu. Diperkirakan korban akan terus bertambah, lapor media Sri Lanka.

Bom gereja Filipina: Polisi sebut lima tersangka menyerahkan diri
Bom gereja Filipina: Nama WNI terduga pelaku disebut, Kemlu RI tekankan investigasi belum tuntas
Diyakini pelaku serangan bom di gereja Katolik di Filipina 'tiru' aksi di Surabaya
Beberapa media juga melaporkan kemungkinan korban tewas akan terus bertambah dan seorang sumber di rumah sakit di Batticaloa mengatakan kepada BBC bahwa jumlah korban tewas sedikitnya 27 orang.

Dan Kantor Berita Reuters mengutip sumber di kepolisian yang mengatakan bahwa lebih dari 50 orang tewas di Negombo saja.

Ledakan Terjadi di Dua Gereja di Sri Lanka Saat Kebaktian Paskah

Para rohaniawan di depan gereja St Anthony di Kochchikade, salah-satu gereja yang menjadi target serangan.
Seorang pejabat mengatakan bahwa ledakan di Cinnamon Grand, yang lokasinya berdekatan dengan kediaman resmi Perdana Menteri Sri Lanka, mengakibatkan kerusakan sebuah restoran, yang menewaskan sedikitnya satu orang, lapor AFP.

Menteri Dalam Negeri Mano Ganeshan, di lokasi salah satu ledakan di Ibu Kota Kolombo, menyatakan keterkejutannya atas serangan itu.

Sebuah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusakan salah satu gereja, yaitu St Sebastian di Negombo. Terlihat langit-langit gereja itu hancur dan ada ceceran darah di bangku gereja.

BBC
'Pemandangan yang mengerikan'
Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena telah mengeluarkan pernyataan agar masyarakat tetap tenang dan mendukung pihak berwenang dalam menyelidiki kasus ini.

Di Twitter, Menteri Keuangan Mangala Samaraweera mengatakan serangan itu merupakan "upaya terkoordinasi untuk membunuh, kekacauan dan tindakan anarkis" dan mengakibatkan jatuhnya korban "banyak orang tak berdosa".

Seorang menteri lainnya, Harsha de Silva, menggambarkan "pemandangan mengerikan" di Gereja St Anthony di Kochchikade, dengan mengatakan ia melihat "banyak bagian tubuh berserakan".

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved