Calon PMI Desa Done Sudah Mahir Jadi Penata RT di Malaysia Barat
sekitar empat minggu lalu menjalani pelatihan menjadi penata rumah tangga di Balai Latihan Kerja (BPK) Kota Kupang.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
Calon PMI Desa Done Sudah Mahir Jadi Penata RT di Malaysia Barat
POS-KUPANG.COM|MAUMERE---Lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Done, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Propinsi NTT, sekitar empat minggu lalu menjalani pelatihan menjadi penata rumah tangga di Balai Latihan Kerja (BPK) Kota Kupang.
Hampir sebulan menjalani pelatihan, kelima kaum perempuan ibu rumah tangga sudah mahir bekerja dan akan mengikuti ujian kompetensi, Kamis (18/4/2019) mendapat sertifikat.
• Mayat dalam Koper- Teriakan Sempat Terdengar dari Warung Tempat Eksekusi
• Saatnya Tampil Penuh Percaya Diri dengan All New Sirion
• Hamilton Menang pada Balapan Ke-1.000, F1 GP China 2019
“Materi pelatihan dari Kementrian Tenaga Kerja RI. Mereka sudah lumayan mahir menjalani profesi sebagai penata rumah tangga (house keeping). Bahasa Inggris mereka juga lumayan bagus,” kata Kepala Cabang, Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta NTT, PT Anugerah Diantas, John Bety, kepada POS-KUPANG.COM, Senin (15/4/2019) di Maumere.
John menjelaskan materi pelatihan ‘house keeping’ yakni mencuci pakaian menggunakan mesin. Seterika menyesuaikan jenis pakaian dengan suhu tertentu dan membersihkan rumah menggunakan mesin sedot dan mesin pel.
“Pekerjaan mereka hanya tiga jenis ini. Peralatan yang digunakan selama pelatihan menyesuaikan peralatan yang akan digunakan di rumah majikan di Malaysia Barat,” kata John.
Setelah ujian, kata John, peserta menjalani pembekalan akhir pemberangkatan (PAP) oleh Dinas Tenaga Kerja NTT.
“Perkiraan saya pemberangkatan akan dilakukan tanggal 22 April ke Malaysia Barat. Kami akan serahkan kepada agen tenaga kerja di Malaysia untuk selanjutnya ditempat di rumah-rumah majikan,” kata John.
Kelima orang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Done, Kecamatan Magepanda, 31 Km arah utara Kota Maumere yakni, Yosefina Jeri (32), Maria Susi Susanti (24), Regina Reri (32), Emiliana Sebi (32), dan Lusia Rei (26).
Agen penerima PMI asal Desa Dione di Malyasia Barat yakni AP.Top Max SDN BHD beralamat di No.33 Bukit Galena 1,Bukit Galena 70200 Seremban, Negeri Sembilan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/calon-pekerja-migran-asal-desa-done-dialog-dengan-bupati-sikka-fransiskus-roberto-diogo.jpg)