KONI Kukuhkan Pengurus PABBSI NTT

Akan tetapi, dia mengakui kalau belum banyak prestasi yang ditorehkan pada masa kepengurusan sebelumnya.

KONI Kukuhkan Pengurus PABBSI NTT
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT, Andre W Koreh akhirnya secara resmi mengukuhkan Pengurus Persatuan Angkat Besi, Binaraga, Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) NTT Masa Bakti 2018-2022. Upacara pengukuhan dilangsungkan di Subasuka Paradise, Jalan Timor Raya, Kota Kupang, pada Sabtu (23/3/2019). 

KONI Kukuhkan Pengurus PABBSI NTT

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT, Andre W Koreh akhirnya secara resmi mengukuhkan Pengurus Persatuan Angkat Besi, Binaraga, Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) NTT Masa Bakti 2018-2022. Upacara pengukuhan dilangsungkan di Subasuka Paradise, Jalan Timor Raya, Kota Kupang, pada Sabtu (23/3/2019).

Valentino Bambang Soetjipto resmi didapuk sebagai Ketua Umum PABBSI NTT untuk kedua kalinya, David Kenenbudi sebagai Sekretaris dan Lily Christiani sebagai Bendahara.

Usai dilantik, Valentino mengatakan 80 persen pengurus yang dilantik sudah bekerja baik pada masa kepengurusan sebelumnya. Akan tetapi, dia mengakui kalau belum banyak prestasi yang ditorehkan pada masa kepengurusan sebelumnya.

"Kita sudah menaikkan status olahraga angkat besi, binaraga dan angkat berat dari olahraga berkembang menjadi olahraga prioritas."

Dia berjanji akan bekerja keras lagi demi mengembangkan derajat olahraga yang kini sudah banyak digemari warga Kota Kupang itu.

Menteri ESDM Tuntun Uskup Emeritus Mgr.Kherubim Naiki Tangga

Park Bo Gum Janjikan Sebuah Konser untuk Fan Meeting di Jakarta

Sudah 6 Orang Ditangkap KPK Terkait OTT Direktur Krakatau Steel

Ketua Umum KONI NTT, Andre Kore, merasa puas karena pengurus PABBSI NTT akhirnya dilantik setelah melewati sejumlah dinamika organisasi yang cukup pelik.

Sesuai prosedur, katanya, pengurus cabor harus mendapat rekomendasi dari KONI supaya pengurus cabor pusat bisa menentukan pengurus.

"PABBSI punya dinamika yang rumit dan itu menunjukkan kalau integritas para pengurus luar biasa."
Baginya, dibutuhkan 'kegilaan' untuk sanggup mengurus olahraga di NTT. Pasalnya, banyak pengorbanan yang dipertaruhkan dalam mengurus olahraga di NTT seperti waktu, tenaga dan bahkan uang. Jika hanya untuk mendapatkan keuntungan finansial, lanjutnya, organisasi olahraga tentu bukan tempat yang cocok.

"Tidak ada orang waras yang mau. Hanya orang gila saja yang rela bertahan urus olahraga."

Lebih lanjut, ia menambahkan, khusus cabang olahraga yang tidak ikut Porprov 2018 silam, KONI memutuskan cabor tersebut bisa mengikuti Pra PON dengan biaya sendiri. Kalau lolos PON 2020 di Papua, baru kemudian jadi tanggungjawab KONI membiayai cabor itu.

Pada kesempatan itu, Andre Koreh juga meminta para pengurus PABBSI NTT untuk segera mempersiapkan atlet angkat besi dan angkat berat yang sangat berpotensi meraih banyak medali pada berbagai perhelatan.

Ia meminta para pelatih melakukan seleksi yang ketat dan tetap menciptakan iklim kompetisi yang baik agar para atlet tetap fokus berlatih demi meraih prestasi.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved