Salam Pos Kupang

Salam Pos Kupang : Membaca dapat Mengubah Karakter

Gubernur mengharapkan wisudawan menjadi pribadi-pribadi yang berkarakter dan menjadi agen-agen perubahan di tengah masyarakat.

Penulis: Paul Burin | Editor: Ferry Jahang
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Suasana penyerahan ijazah kepada 919 lulusan Universitas Terbuka Kupang di Hotel Milenium Kupang. Rabu (20/3/2019). 

Membaca Dapat Mengubah Karakter

PEMERINTAH pusat telah menggiatkan Gerakan Literasi Nasional yang digulirkan sejak 2016 melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Kementerian pun membentuk kelompok kerja Gerakan Literasi Nasional untuk melakukan koordinasi dalam berbagai kegiatan literasi.

Secara lokal, program pemerintah pusat ini pun berjalan. Hampir semua kabupaten melakukannya dengan melibatkan semua pihak untuk mendorong masyarakat keluar dari berbagai keterbelakangn informasi.

Dari sisi progres sudah cukup banyak pihak melakukannya. Pemerintah Kabupaten Belu, misalnya kini secara serius membentuknya.

Bahkan Bupati Belu, Wilybrodus Lay menginginkan perpustakaan harus hadir pada tiap desa.

Karena itu kini ia gencar melakukan "kampanye" agar program ini dapat terlaksana secara merata di kabupaten yang berbatasan dengan Timor Leste itu.

Begitu pula Pemkab Malaka yang secara serius pula melakukannya. Di Kabupaten Lembata dan kabupaten lain di NTT juga melakukannya.

Nada dasarnya sama dan menjadi perhatian semua pihak.

Saat memberi sambutan pada wisuda Universitas Terbuka lewat Program Jarak Jauh di Hotel Milenium Kupang, Rabu (20/3/2019), Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menekankan hal yang sama.

Gubernur yang kini gencar melakukan terobosan-terobosan pembangunan itu mengharapkan wisudawan menjadi pribadi-pribadi yang berkarakter dan menjadi agen-agen perubahan di tengah masyarakat.

Wisudawan juga diharapkan menularkan semangat membaca kepada anak-anak NTT di mana saja mereka berkarya.

Ajaklah masyarakat atau anak-anak untuk membiasakan diri dengan membaca dua jam sehari.

Dengan membaca dapat menambah khazanah pemahaman dan memberikan tambahan informasi.

Dengan membaca baik buku teks (buku pelajaran), non teks (buku-buku yang praktis, seperti pertanian dan peternakan) maupun koran akan memberikan keterampilan membaca.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved