Kapal Feri Tidak Jalan, Pisang dan Advokat Mulai Membusuk Di Dalam Mobil Ekspedisi

Pisang dan alpukat yang diangkut oleh sejumlah mobil ekspedisi dan pick up mulai membusuk di areal dermaga kapal feri Labuan Bajo. Ini penyebabnya

Kapal Feri Tidak Jalan, Pisang dan Advokat Mulai Membusuk Di Dalam Mobil Ekspedisi
POS-KUPANG.COM/SERVATINUS MAMMILIANUS
Mobil expedisi pengangkut pisang dan alpukat di Pelabuhan penyeberangan Labuan Bajo 

Kapal Feri Tidak Jalan, Pisang dan Alpukat Membusuk Dalam Mobil Ekspedisi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO- Pisang dan alpukat yang diangkut oleh sejumlah mobil ekspedisi dan pick up mulai membusuk di areal dermaga kapal feri Labuan Bajo.

Buah-buahan itu dibawa dari Maumere ke Sape, NTB dan ke Pulau Jawa oleh mobil ekspedisi lewat kapal feri dari Labuan Bajo.

Namun ternyata kapal feri tidak bisa menyeberang ke Sape sejak Hari Senin (18/3/2019) dan masih berlangsung sampai Rabu (20/3/2019) akibat cuaca buruk.

"Kami sudah tiga malam di sini, advokat yang kami muat di mobil dari Maumere ke Banyuwangi mulai membusuk. Kerugian berkisar antara tiga sampai empat juta," kata Mulyadi.

Menteri Keuangan Ungkap Jadwal Pencairan THR dan Gaji Ke-13 untuk PNS-Pensiunan

Demikian juga yang disampaikan oleh driver lainnya Subari.

"Saya angkut pisang dari Maumere ke Sape. Sama juga saya sudah tiga malam di sini. Pisang di bagian dasar mobil sudah mulai membusuk. Kerugian sekitar dua juta," kata Subari.

Mobil ekspedisi lainnya mengangkut jahe dari Ruteng serta sejumlah komoditi pertanian lainnya dari Flores.
Menurut para driver, komoditi itu bukan milik mereka tetapi milik orang lain yang menyewa kendaraan mereka.

"Saat datang ke Flores kami juga mengangkut buah-buahan untuk jual di sini. Seperti jeruk, salak dan lainnya," kata Subari.

Intip Yuk! Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 21 Maret 2019 Libra Hemat Cancer Fokus Aries Dapat Rejeki

Pantauan POS KUPANG.COM, sekitar 20 unit kendaraan yang parkir di areal dermaga feri Labuan Bajo saat itu, memunggu keberangkatan feri.

Sebagian besarnya mobil truk atau ekspedisi yang mengangkut pisang.
Sebagian kecilnya pick up dan kendaraan jenis lainnya.

Setiap hari ada satu kapal feri dari Labuan Bajo ke Sape dan satu lainnya dari Sape ke Labuan Bajo.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved