Berita Pendidikan

Ini Yang Dilakukan GGD di TTS Saat Gelar Program Edukasi Motivasi Siswa ke Sekolah

Guru Garis Depan (GGD) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar Program Mengedukasi Anak Negeri (Mean).

Ini Yang Dilakukan GGD di TTS  Saat Gelar Program Edukasi Motivasi Siswa ke Sekolah
Dion Kota
GGD Kabupaten TTS 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.OCM|KUPANG - Para Guru Garis Depan (GGD) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar Program Mengedukasi Anak Negeri (Mean) di kompleks SD Inpres Nefotes dan SMP Negeri Satap Nefotes, Kamis (7/3/2019).

Program Mean bertujuan mengasah bakat dan animo anak-anak untuk bersekolah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa.

Ketua Panitia, Djunaedi Tosari, mengatakan, kegiatan berlangsung selama tiga hari, Kamis (7/3/2019) sampi Sabtu (9/3/2019) diikuti sekitar 600 peserta didik dari SD Inpres Nefotes dan SMP Negeri Satap Nefotes. Selain itu, katanya, kegiatan ini juga dihadiri para orang tua peserta didik.

Ethiopian Airlines Putuskan Tak Terbangkan Boeing 737 Max

Kehadiran para orang tua untuk mendampingi, melihat dan memberikan dukungan secara langsung terhadap bakat dan kemampuan akademik anaknya.

Ke depan, katanya, diharapkan orangtua ikut mengasah bakat serta mendorong anaknya untuk bersekolah setinggi mungkin.

"Mean merupakan program nasional dari Kementerian Pendidikan RI, di mana GGD sebagai pelaksana di lapangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi anak-anak untuk mengasah bakat dan memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus bersekolah hingga jenjang yang paling tinggi," ujarnya.

Pasien RS Bhayangkara Trauma, Pasca Angin Kencang Porak-Porandakan Ruang Rawat Inap

"Karena kami temukan di lapangan, ada anak-anak TTS yang masih berusia sekolah tetapi tidak bersekolah. Mereka ada yang konjak mobil pick up, membantu orang tua berjualan di pasar dan ada juga yang membantu orang tua di kebun. Padahal di usia mereka, seharusnya sekolah," kata Djunaedi.

Menurut Djunaedi, kegiatan Mean diisi dengan aneka kegiatan di antaranya, menanam anakan kelor, mendengarkan materi gerakan anak sadar wisata yang dibawakan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa. Ada juga senam bersama, musikalisasi puisi, gerakan literasi dengan membaca, menulis dan mewarnai serta pementasan tarian tradisional oleh peserta kegiatan Mean.

"Banyak kegiatan edukasi yang akan dilakukan bersama para peserta didik selama tiga hari ke depan. Yang paling menarik, di hari terakhir anak-anak akan mementaskan tarian tradisional dari beberapa daerah di antaranya, dari Timor, Ende, Jawa, Bali dan Sulawesi. Seluruh kegiatan ini akan melibatkan orang tua peserta didik. Kami sangat berharap melalui kegiatan ini animo anak untuk bersekolah meningkat dan orang tua menjadi motivator sekaligus pendorong anak-anak untuk terus bersekolah," katanya.

Kepala SD Inpres Nefotes, Medan Fobia, dan Kepala SMP Negeri Satap Nefotes, Hendra Sau, mengucapkan terima kasih kepada 123 orang GGD se-Kabupaten TTS yang telah memilih sekolahnya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Mean. Medan Fobia, mengaku mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap anak-anak bisa termotivasi untuk belajar dan bersekolah dengan giat.

Selain itu, kata Medan, melalui kegiatan Mean anak-anak bisa mendapatkan pembelajaran karakter sehingga lebih menghargai dan mencintai budaya lokal.

Awalnya Dicemooh, Kopdit Pintu Air Kini Punya Gedung Megah Senilai Rp 15 Miliar di Dusun Rotat

"Kegiatan ini memberikan nuansa baru bagi sekolah kami. Anak-anak menjadi begitu bersemangat mengikuti kegiatan ini. Kami sangat mendukung kegiatan Mean ini," kata Medan.

Disaksikan Pos Kupang, kedatangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa, dan rombongan diterima secara adat oleh panitia pelaksana kegiatan Mean bersama Kepala SD Inpres Nefotes dan Kepala SMP Negeri Satap Nefotes dan para guru dengan natoni adat.

Kodim 1618 TTU Beri Penyuluhan Penanggulangan Bencana Alam di Lokasi TMMD

Setelah natoni, Edison dan rombongan dikalungi selendang sebagai ucapan selamat datang.
Edison bersama rombongan yang hadir langsung diarak dengan tarian giring-giring menuju tenda acara. Sesampainya di tenda acara, rombongan dihibur dengan tarian bonet yang dibawakan oleh siswa-siswi SMP Negeri Satap Nefotes. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved