Tim Reaksi Cepat PLN Terjun dalam Bencana Longsor di Manggarai Barat
Tim Reaksi Cepat PLN Terjun dalam Bencana Longsor di Kabupaten Manggarai Barat
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Pasca hari kedua bencana longsor Manggarai Barat, PLN melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) PLN membuat posko tanggap darurat dan bantuan program PLN Peduli yang menyerahkan bantuan sembako berupa 1 ton beras, 150 dus mie, 150 kaleng ikan sarden, 25 dus minyak goreng 1000mlb, 50 abon, 50 kg gula, 50 set kopi dan teh 50 dus sert 1 set obatan kepada ratusan korban bencana banjir di Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (9/3/2019).
Berdasarkan rilis yang diterima dari Tim Komunikasi PLN UIW NTT, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manajer Bagian Transaksi Energi PLN UP3 Flores Bagian Barat, Djendy mewakili Manajer UP3 FBB, Firman Rahardja kepada tokoh masyarakat di kampung Culu Desa Tondong Belang.
• Terlibat Cekcok, Tukang Ojek Ini Aniaya Istri hingga Tewas, Polisi Tetapkan Pelaku Jadi Tersangka
Djendy menyampaikan bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap para korban banjir yang melanda daerah manggarai barat.
Ia berharap bantuan bahan makanan yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu mencukupi kebutuhan warga sampai banjir surut Dan bisa dilewati kembali.
• SAR Temukan Kapal Pengangkut Jenazah yang Sempat Hilang karena Mati Mesin, Penumpang Selamat
Medan menuju pemukiman sangat berat menelusuri jalan setapak perkebunan dan lereng dibalik bukit menuju Desa Bambor, ungkap Djendi, yang turut mendampingi rombongan Bupati Manggarai Barat menuju pemukiman dan tempat pengungsian.
Sementara itu, General Manager PLN UIW NTT, Ignatius Rendroyoko turut prihatin atas musibah yang menimpa warga desa korban bencana banjir ini.
"Kami turut berdoa agar banjir segera surut, sehingga aktifitas warga dapat berjalan seperti semula," ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat, Agusthinus M Mangiradja mengucapkan terima kasih kepada PLN karena sudah berpartisipasi menangani korban bencana kabupaten Manggarai Barat.
"Selain kelistrikan juga memberikan sembako berupa sarden, mie instan, dan lainnya yang sudah didistribusi di Desa Tondong Belang," ungkap Agusthinus.
Dijelaskannya saat ini pengungsi sekitar 500 orang yang tersebar di tempat pengungsian di Labuan Bajo. Di antaranya 320 jiwa di kantor Bupati Mabar, 224 jiwa di Nobo dan di culu sekitar 500 jiwa.
"Kiranya bantuan ini bukan awal dan terakhir tapi terus membantu sampai penanggulangan ini selesai," katanya.
Sementara korban bencana yang menerima langsung bantuan mengucapkan terimakasih atas kepedulian yang ditunjukkan PLN dengan memberikan bantuan kepada para korban bencana banjir.
"Kondisi kami sekarang air sudah surut semoga segera membaik dan terima kasih PLN, untuk rumah kami sudah menyala," kata warga Desa Gorontalo, Marlina.
Untuk diketahui, bencana banjir yang melanda akibat hujan deras disertai longsor sejak 6 Maret 2019 dan hari ini PLN sudah berhasil memulihkan 149 gardu dan masih tersisa 4 gardu lagi, setelah kondisi aman, suplai listrik di titik lokasi banjir akan segera normal kembali. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)