SAR Temukan Kapal Pengangkut Jenazah yang Sempat Hilang karena Mati Mesin, Penumpang Selamat

SAR temukan kapal pengangkut jenazah yang sempat hilang karena Mati mesin, Penumpang selamat

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/Foto dok Kepala Kantor SAR Ambon
Kapal Motor Arma Wijaya yang sempat hilang saat membawa 13 penumpang dan Anak Buah Kapal ditemukan tim SAR, Jumat malam (8/3/2019). 

SAR temukan kapal pengangkut jenazah yang sempat hilang karena Mati mesin, Penumpang selamat

POS-KUPANG.COM | AMBON - Kapal Motor Arma Wijaya yang sebelumnya dilaporkan hilang bersama 13 penumpang (sebelumnya diberitakan 12) dan anak buah kapal (ABK) saat berlayar dari Tual, Maluku, menuju Pulau Tayando ditemukan regu penyelamat Pos SAR Tual, Jumat malam (8/3/2019).

Kapal yang saat itu tengah membawa satu jenazah tersebut sebelumnya mengalami mati mesin dan hilang kontak pada titik koordinat 05 34' 41"S-132 35' 648"E.

Biaya Sortir Surat Suara di KPUD Lembata Rp 40 Juta Lebih

"Kapalnya ditemukan di dekat Pulau Dua, dan langsung dievakuasi oleh tim SAR," kata Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/3/2019).

Dia mengatakan, saat ditemukan, seluruh penumpang bersama ABK dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi menuju Kota Tual.

Solusi Masalah Rokok, Prabowo-Sandi Akan Dorong Petani Tembakau Beralih Profesi

Adapun para penumpang dan ABK yang dievakuasi yakni Ali Subandrio (42), Lili Rumap (28), Wasiti Rahadap (32), Nuruis Wahadap (31), Wa Ode Rahadap (24), Ademan Ode (19), Sadar Rahadap (29), HJ Rauf Rahadap (48). Sedangkan ABK kapal yakni Irwan (35), Isaq (33) Rafiq (30), La Nini (28), Akmal (38).

"Semua penumpang dan ABK ditemukan dalam keadaan selamat," ujar dia.

Menurut Muslimin, setelah ditemukannya kapal tersebut, maka operasi pencarian langsung dinyatakan selesai dan ditutup.

"Operasi pencarian langsung dinyatakan selesai. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada personel Brimob yang ikut dalam oeprasi kemanusiaan ini," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Kapal Motor Arma Wijaya bertolak dari Pelabuhan Tual menuju Pulau Tayando sekira pukul 18.30 WIT. Namun, dalam pelayaran, kapal mengalami mati mesin dan akhirnya hilang kontak.

Tim SAR gabungan yang mendapatkan laporan kejadian itu langsung mengerahkan KN SAR Bharata untuk mencari kapal tersebut. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved