Kelahiran Bayi Kembar Tiga di Kupang, Ini Pandangan Dokter Kandungan RSUD WZ Johannes

Kelahiran tiga bayi laki laki kembar di Kupang Ibu Kota Provinsi NTT, Sabtu (23/2/2019) lalu merupakan sebuah kasus langka.

Kelahiran Bayi Kembar Tiga di Kupang, Ini Pandangan Dokter Kandungan RSUD WZ Johannes
ISTIMEWA
Para petugas medis sedang menggendong bayi kembar tiga di RSUD Kupang 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kelahiran bayi kembar tiga berjenis kelamin laki laki di Kupang Ibu Kota Provinsi NTT, Sabtu (23/2/2019) lalu merupakan sebuah kasus langka.

Pasalnya, berdasarkan keterangan dari dokter kandungan di  RSUD WZ Johannes Kupang yang menangani proses kelahiran tersebut, kasus itu merupakan kasus pertama yang ditangani rumah sakit milik pemerintah daerah itu.

Ketiga bayi kembar yang semuanya berjenis kelamin laki-laki itu lahir melalui operasi persalinan atau operasi sesar oleh dr Unedo Nababan SpOG (K) pada Sabtu sekitar pukul 16.00 Wita.

Kepala Dipenuhi Bulu Ayam Ungkap Kasus Pencabulan Siswi SD oleh Siswa SMP di Kota Kupang

Kepada POS-KUPANG.COM pada Senin (25/2/2019), dr Unedo mengatakan bahwa selama 15 tahun ia menjadi dokter kandungan, ini merupakan kasus kedua yang ia tangani.

"Ini baru dua kali, waktu pendidikan spesialis kandungan di Solo sekali (menangani kelahiran kembar tiga), dan kali ini adalah kali kedua selama 15 tahun jadi dokter kandungan," kisahnya.

Ia bahkan mengatakan bahwa kejadian kembar tiga merupakan kejadian langka dalam persalinan.

Atang Sebut Kehadiran Sandiaga Tidak Pengaruhi Dukungan Terhadap Jokowi di NTT

"Memang kejadiannya sangat jarang, kembar tiga mungkin kasusnya satu di antara 100 ribu persalinan, mungkin. Kalau di Kupang ini yang pertama yang saya dengar, saya tanya di perawat katanya ini yang pertama," ujar dokter yang telah mengabdi delapan tahun di RSUD Prof Johannes Kupang ini.

Menurutnya, menangani kasus persalinan dengan kondisi kembar tiga orang merupakan sebuah anugerah juga buat rumah sakit.

Ia menceritakan, awalnya saat hamil, Rince Bell (29) ibu ketiga bayi kembar itu memang telah diberitahukan hasil USG bahwa ia mengandung anak kembar. Namun dalam dua kali USG yang dilakukan, tidak diketahui bahwa ia mengandung tiga jabang bayi sekaligus.

"Waktu hamil sudah ketahuan USG dari dokter radiologi, tetapi ada dua kali USG yang tidak ketahuan. Waktu itu pasien datang dengan keluhan ingin melahirkan, terus saya periksa. Saya lakukan pemeriksaan karena kembar dan letaknya tidak normal, satu (posisi) kepala lurus dan satu melintang maka saya putuskan operasi sesar," katanya.

Dokter asal Sumatera itu mengatakan operasi sesar itu berlangsung selama satu jam dan berjalan dengan lancar.

"Puji Tuhan operasi lancar berlangsung satu jam. Ibu dan bayi semuanya sehat dalam batas normal. Waktu operasinya tidak ada kendala, mulai proses pembiusan hingga proses operasi berjalan baik. Dokter anak standby, anak lahir lengkap alat gerak dan semua organnya lengkap," tambah dr Unedo.

Ketiga bayi tersebut, lanjutnya, masing-masing lahir dengan berat 1,8 kg, 1,7 kg dan 1,6 kg. Mereka bertiga berturut turut merupakan anak kelima, keenam dan ketujuh buah pasangan Rince Bell dan Faredi Monak.

"Ibu itu dari Pariti, dia anak kelima, keenam dan ketujuh. Anaknya sudah tujuh orang jadi saya lakukan sterilisasi. Mereka juga berpikir anaknya sudah cukup tujuh," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved