Jauh dari Fasilitas Kesehatan Puskesmas, Marianus Berobat ke Pos TNI Lookeu-Belu

Warga Dusun Lookeu yang berada di wilayah perbatasan RI-RDTL masih kesulitan di berbagai aspek, salah satunya akses pelayanan kesehatan di fasilitas

Jauh dari Fasilitas Kesehatan Puskesmas, Marianus Berobat ke Pos TNI Lookeu-Belu
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS BERI OBAT---Tenaga kesehatan Satgas Pamtas Yonif R 408/Sbh Pos Lookeu memberikan pengobatan kepada anak di perbatasan yang mengalami luka di kaki, Kamis (21/02/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Warga Dusun Lookeu yang berada di wilayah perbatasan RI-RDTL masih kesulitan di berbagai aspek, salah satunya akses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Warga Lookeu, Marianus terpaksa membawa anaknya yang mengalami sakit ke Pos Satgas Lookeu untuk mendapatkan perawatan medis, Kamis (21/02/2019).

Dusun Lookeu ini sangat jauh dari jalan umum dan juga fasilitas kesehatan seperti Puskesmas. Akses jalan juga masih parah karena kondisi jalan bebatuan. Jarak dari kampung tersebut ke puskesmas diperkirakan enam kilometer.

Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas. Pilihan utama bagi warga adalah mendatangi Pos Satgas yang letaknya lebih dekat dengan mereka.

Wabup Konay Buka Musrembang Mollo Utara, Aspirasi Dirangkum jadi Arah Pembangunan

Warga merasa terbantu dengan kehadiran satgas karena anggota satgas ada yang berlatar belakang sebagai tenaga kesehatan. Ketika warga membutuhkan bantuan seperti memeriksa kesehatan dan mengobati luka-luka, mereka tidak perlu lagi ke puskesmas. Warga cukup datang ke pos satgas untuk mendapatkan pelayanan.

Danpos Lookeu, Letnan Dua (Inf) Sumarno kepada wartawan mengatakan, Kamis (21/2/2019) seorang warga Lookeu, Marianus membawa anaknya ke Pos Lookeu untuk diperiksa karena anaknya mengalami sakit dan luka di bagian kaki yang tak kunjung sembuh.

Tenaga kesehatan Pos Lookeu, Praka Dwi langsung memeriksa kondisi anak tersebut dan diberi obat penyembuh luka dan obat anti infeksi. Setelah diberi obat, anak dari Marianus diizinkan pulang.

Menurut Sumarno, pelayanan kesehatan dan obat yang diberikan TNI semuanya gratis. TNI benar-benar ingin membantu masyarakat di daerah perbatasan agar tetap sehat. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved