Inilah Perbedaan HGU, HGB, dan SHM
Kontroversi debat Calon Presiden tahap II soal kepemilikan lahan oleh Prabowo Subianto masih memanas. Ini dia perbedaan HGU, HGB dan SHM
Ini biasanya dilakukan perusahaan dengan syarat HGU hanya dapat diberikan untuk warga negara Indonesia, atau badan hukum yang didirikan menurut hukum di Indonesia dan berkedudukan di Indonesia.
Nah kelebihan HGU ini adalah dapat dijadikan sebagai jaminan utang dengan dibebani hak tanggungan. Nah hak ini dapat beralih atau dialihkan ke pihak lain.
• Perludem Nilai Pernyataan soal Kepemilikan Lahan Capres Bukan Serangan Pribadi, Ini Alasannya
• Turut Memberi Izin, Ini Penjelasan Wapres Kalla Soal Alih Kuasa Lahan untuk Prabowo di Kaltim
2. HGB
Sementara HGB adalah kewenangan yang diberikan oleh pemerintah atau suatu hak yang didapatkan untuk menggunakan sebuah lahan yang bukan miliknya sendiri dalam jangka waktu 30 tahun.
Namun karena atas permintaan pemilik bangunan yang berdiri di atas lahan tersebut, hak menggunakan tanah tersebut dapat diperpanjang 20 tahun.
Dalam kondisi ini, pemilik HGB sebenarnya hanya memiliki hak atas bangunan saja, sedangkan tanahnya milik negara.
Biasanya, pengembang menggunakan lahan berstatus HGB untuk mendirikan unit perumahan dan apartemen.
• Wapres Kalla Sebut Penguasaan Lahan oleh Prabowo Tak Menyalahi Aturan
• PSI Minta Kubu Prabowo Tak Berlebihan Tanggapi Pernyataan Jokowi soal Lahan
3. SHM
Sementara SHM merupakan jenjang sertifikat hak atas tanah yang tertinggi dan terkuat.
SHM merupakan sertifikat yang menandakan pemilik sertifikat tersebut memiliki hak penuh sebagai pemilik lahan di sebuah kawasan dengan luas tertentu yang tercantum dalam surat dengan waktu yang tidak terbatas.
Pemilik SHM dapat mewariskan lahan yang dimiliknya kepada anak-anak atau cucunya sesuai kesepakatan dan keinginannya. (*)