Pemkab Belu Siap Menyambut Pembangunan Bedungan Welikis

Pemerintah pusat berencana membangun lagi satu bendungan besar di Kabupaten Belu, Provinsi NTT yakni, Bendungan Welikis, Desa Lookeu, Kecamatan Tasife

Pemkab Belu Siap Menyambut Pembangunan Bedungan Welikis
POS KUPANG/EDY BAU
Vincent Laka 

Suprayogi meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Belu dan masyarakat agar dalam pelaksanaan pembangunan nanti tidak terjadi kendala. Karena selama ini masalah utama yang sering dijumpai saat pembangunan bendungan adalah masalah lahan dan masalah sosial lainnya.

Kementerian PUPR menitip pesan kepada Pemerintah Kabupaten Belu agar masalah lahan dan masalah sosial lainnya harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan kepada Pos Kupang.Com mengatakan, pemerintah menyambut baik rencana pembangunan bendungan Welikis yang merupakan hulu dari sungai talau. Pemerintah beroptimis, pelaksanaan pembangunan bendungan Welikis nanti tidak menemui kendala karena pembangunan bendungan tersebut untuk kebaikan masyarakat.

Menurut Ose Luan, salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Belu adalah air. Saat ini perintah sudah mengurus air sehingga ke depan tidak lagi kesulitan air.

Sementara Wakil Gubernur NTT, Yosep Nae Soi memberikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu yang sangat mendukung pembangunan bendungan Rotiklot. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat yang sangat luar biasa itu telah membuahkan hasil yakni pembangunan Bendungan Rotiklot sudah selesai tepat waktu tanpa ada hambatan. Hal ini mesti menjadi contoh bagi daerah lain di NTT.

Menurut Yosep Nae Soi, rencana pembangunan bendungan baru di Kabupaten Belu ibarat hadiah kepada masyarakat Belu. Karena pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu sangat mendukung dan menerima dengan ihklas untuk membangun bendungan.

Bagi Yosep Nae Soi, pembangunan dua bendungan dalam satu kabupaten bukan menjadi soal dan juga bukan pilih kasih tetapi karena kabupaten yang bersangkutan mendukung penuh tanpa membuat banyak permasalahan.

"Mau bangun dua bendungan tidak jadi soal. Kalau di daerah lain selalu bermasalah, kita ganti lokasi saja. Intinya tujuh bendungan tidak boleh keluar dari NTT. Semuanya harus di NTT," tegas Nae Soi. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved