Kasat Lantas Polres Manggarai Jadi 'Dosen' di STKIP Ruteng

Kasat Lantas Polres Manggarai, Iptu Jainudin, S.Sos, M.H mendatangi Kampus STKIP Ruteng guna memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa

Kasat Lantas Polres Manggarai Jadi 'Dosen' di STKIP Ruteng
POS-KUPANG.COM/FOTO DOK LANTAS POLRES MANGGARAI
Kasat Lantas Polres Manggarai, Iptu Jainudin, S.Sos, M.H sedang memberikan kuliah umum di Kampus STIKIP Stu.Paulus Ruteng. 

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Kasat Lantas Polres Manggarai, Iptu Jainudin, S.Sos, M.H mendatangi Kampus STKIP Ruteng guna memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa di kampus tersebut.

Jainudin yang menjadi 'Dosen' alias pemateri soal keselamatan berlalu lintas di depan mahasiswa memberikan materi tentang "Budayakan Tertib Lalu Lintas Untuk Mewujudkan Indonesia Gemilang".

Kuliah umum di Aula Missio, STKIP Stu. Paulus Ruteng, Kasat Jainudin tersebut diberikan selama dua hari sejak Kamis (24/1/2019) dan Jumat (25/1/2019).

Caleg Eks Koruptor Akan Diumumkan di Situs Resmi KPU dan Media Massa

Kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK Melalui Kasat Lantas, Iptu Jainudin. S.Sos, M.H mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas bagi pengemudi.

Moeldoko Setuju Tabloid Indonesia Barokah Ditelusuri Aparat Penegak Hukum, Ini Alasannya

"Bagi kami perlu ada pembekalan dengan ilmu pengetahuan yang baik kepada mahasiswa. Yang mana salah satu point dalam keselamatan berlalu lintas bagi pengemudi adalah kelengkapan kendaraan. Pengemudi harus memilki Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), helm, kaca spion, dan nomor plat kendaraan," ujar Jainudin.

Ia mengungkapkan, kuliah umum di Kampus STIKIP Ruteng juga sebagai bentuk sosialisasi guna menghadirkan mahasiswa pada acara yang akan digelar Satuan Lantas Polres Manggarai yakni "Milenial Road Safety Festival", Sabtu (2/2/2019) pagi di Lapangan Motang Rua, Ruteng.

"Kami akan menghadirkan kaum millennial yang berumur 17-35 tahun guna mengikuti festival tersebut. Kenapa kami hadir mereka karena bagi kami usia-usia seperti ini memang sangat rentan dengan kasus laka lantas," ujar Jainudin. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved