Berita NTT Terkini

Bikin Heboh, Ini Kontroversi Pernyataan Gubernur NTT Viktor Laiskodat

Sejumlah pernyataan yang dilontarkan Gubernur NTT Viktor Laiskodat sering menghebohkan warga NTT.

Editor: Bebet I Hidayat
tribunnews.com
Gubernur NTT Viktor B Laiskodat 

"Kita miskin, tapi kita kirim ratusan misionaris ke seluruh dunia untuk ajarkan hidup cinta kasih. Ini catatan kritis buat pemerintah dan gereja. Kita patut malu. Kita harus kerja luar biasa dengan kejujuran hati, tidak ada waktu untuk pura-pura baik dan pura-pura kerja," imbuh Viktor berapi-api.

"Saya harapkan kerjasama pemerintah dan gereja bukan munafik dan pura-pura tetapi semangat bangun," ujarnya.

Viktor menyoroti tanaman kelor dan garam yang jadi primadona dikembangkan. Kasus TKI ilegal, setiap waktu ada mayat TKI dikirim pulang dari luar negeri. 

4. Ibu-ibu sekarang suka sekali menonton sinetron. Nonton film sedih, ikut menangis, nonton film horor ketakutan, tapi masih mau nonton.

Viktor Buktilu Laiskodat meminta ibu-ibu dan anak-anak muda mengurangi menonton sinetron. Para ibu-ibu dan anak muda ini untuk tidak maniak dalam menonton sinetron.

Viktor berharap para ibu dan remaja ini meluangkan waktu setidaknya dua jam sehari untuk membaca.

 5 Drama Korea ini Dibintangi Idol Kpop Yuri SNSD, Nomor 5 Baru Saja Tayang lho!

Cara Mudah Lacak Siapa yang Sering Kepoin Profil Whatsapp Kamu, Berikut Tips-nya!

"Ibu-ibu sekarang suka sekali menonton sinetron. Nonton film sedih, ikut menangis, nonton film horor ketakutan, tapi masih mau nonton," ujar Viktor disambut tawa ibu-ibu yang hadir dalam perayaan Maulid Nabi di Mesjid Albaitul Qadim Air Mata Kupang, Senin (19/11/2018) malam.

Kalau anak muda zaman sekarang, kata Viktor, hobinya main game, medsos, banyak waktu dihabiskan menatap layar handphone.

"Menurut saya, lebih baik kalian banyak membaca daripada main handphone dan menonton sinetron. Luangkan waktu dua jam dalam sehari untuk membaca," kata Viktor.

Gubernur dan Wagub NTT, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi berposes bersama Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore dan para bupati/wakil bupati se-NTT usai mengikuti ‎Musrenbang RPJMD NTT di Hotel Aston, Jumat (23/11/2018).
Gubernur dan Wagub NTT, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi berposes bersama Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore dan para bupati/wakil bupati se-NTT usai mengikuti ‎Musrenbang RPJMD NTT di Hotel Aston, Jumat (23/11/2018). (‎POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)

Viktor mengatakan, dengan membaca, kita bisa mengasah kemampuan intelektual kita, mengetahui perkembangan pembangunan dan menambah wawasan.

Viktor malam itu hadir di tengah umat Muslim Kota Kupang merayakan Maulid Nabi. Ia mengatakan, perayaan Maulid Nabi merupakan kazanah spiritual dalam Islam mesti dihidupi dengan baik.

Perayaan Maulid Nabi yang diadakan secara tradisional tersebut, kata Viktor, memang patut dikembangkan sebagai wisata religi.

5. Pasti kelihatan anaknya di sekolah bodoh. Ya, pasti karena tidak makan marungga. 

 Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, apabila ada warga yang tidak makan kelor/marungga, maka sikap itu bertentangan dengan semangat revolusi.

Viktor Bungtilu Laiskodat menyampaikan hal ini pada apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Gubernur NTT, Senin (1/10/2018).

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved