Berita Kabupaten TTS

Bawaslu TTS Masih Toleransi APK yang Dipasang Tidak Pada Tempatnya

Bawaslu Kabupaten TTS masih memberikan toleransi bagi calon legislatif ( Caleg) yang memasang alat peraga kampanye ( APK) seperti baliho dan spanduk

POS KUPANG.COM/DION KOTA
salah satu APK Caleg DPRD TTS yang terpasang di atas pohon 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG.COM, SOE – Bawaslu Kabupaten TTS masih memberikan toleransi bagi calon legislatif ( Caleg) yang memasang alat peraga kampanye ( APK) seperti baliho dan spanduk yang tidak sesuai zona dan disainnya tak sesuai regulasi KPU.

Toleransi ini akan berlaku hingga KPU Kabupaten TTS menyerahkan APK hasil pengadaan KPU kepada partai politik.

Baca: Gempa Bumi 3,7 SR Guncang Sumba Barat Daya-NTT ! Kedalaman 18 Km

Hal ini diungkapkan komisioner Bawaslu Kabupaten TTS, Demetris Pitai saat ditemui pos kupang, Selasa ( 20/11/2018) di ruang kerjanya.

Demetris mengaku, saat ini pihak banyak menemukan APK yang terpasang tidak sesuai zona dan disainnya tidak sesuai regulasi KPU. Namun, karena APK hasil pengadaan KPU Kabupaten TTS belum diserahkan ke masing-masing partai politik, pihaknya masih memberikan toleransi terhadap pelanggaran tersebut.

" Kita temukan adanya APK Caleg yang dipasang di pohon, tidak sesuai zona, disainnya tidak sesuai peraturan KPU dan juga gambar caleg yang dipasang di angkutan umum. Kita masih memberikan toleransi untuk pelanggaran ini hingga APK pengadaan KPU dibagikan. Usai dibagikan, aru kita akan mulai tertibkan," tegas Demetris.

Terpisah, Sekertaris KPU Kabupaten TTS, Marcel Taneo yang dikonfirmasi terkait pengadaan APK, mengaku, saat ini lelang pengadaan APK sedang dilakukan di LPSE KPU Propinsi NTT.

Dirinya menargetkan, awal Desember mendatang APK sudah akan dibagikan kepada masing-masing partai politik untuk dipasang sesuai zona yang telah diatur dalam peraturan bupati.

" APK nya masih sementara lelang di LPSE KPU Propinsi NTT. Untuk APK yang ditanggung negara sendiri hanya diperuntukkan untuk partai politik, DPD, calon presiden dan wakil presiden. Kita targetkan awal Desember sudah harus kita bagikan ke partai politik agar bisa segera dipasang," ujar Marcel.

Anggota DPRD TTS, David Boimau yang juga caleg dari partai Hanura mengaku dirinya sudah ditegur beberapa kali oleh Panwascam terkait pemasangan brending fotonya di bus angkutan umum Soe-Kolbano.

Ia mengaku, tidak keberatan untuk membuka breanding tersebut, tetapi dirinya meminta Bawaslu harus tegas dalam menertibkan pemasangan APK.

" Saya bersedia buka, tetap harus tertibkan yang lain punya dahulu," sebutnya.
Pantau pos kupang, akibat belum adanya penertiban pemasangan APK yang dilakukan Bawaslu Kabupaten TTS, saat ini pemasangan APK Caleg terkesan amburadul.

Nampak APK Caleg terpasang di atas pohon, di mobil angkutan umum dan beberapa tempat yang tidak sesuai zona. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved